Mapos, Mamuju – Tim Patmor Polresta Mamuju yang dipimpin oleh Piket Pamapta kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menindak aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pemuda di Jalan Arteri Mamuju, Minggu (9/8/2026).
Tanpa menunggu situasi berkembang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, personel polisi langsung mendatangi lokasi dan mengamankan para pelaku beserta sepeda motor yang digunakan.
Menariknya, sepeda motor yang digunakan para pelaku memang sengaja dirancang atau dimodifikasi untuk kebutuhan drag race. Namun, kendaraan tersebut justru digunakan untuk melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya yang merupakan fasilitas umum dan digunakan oleh masyarakat.
“Bukannya masuk sirkuit, malah test drive di jalan raya. Ini tentu sangat membahayakan, bukan hanya bagi pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujar Pamapta di lokasi.
Pamapta Ipda Asep Satria Putra Polresta Mamuju menegaskan bahwa jalan raya bukanlah tempat untuk melakukan balap liar maupun menguji kecepatan kendaraan yang telah dimodifikasi untuk kebutuhan balap.
Aksi balap liar berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan masyarakat yang tidak terlibat.
Selanjutnya, para pelaku dan kendaraan yang diamankan dibawa ke Polresta Mamuju untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polresta Mamuju juga mengimbau kepada para orang tua dan masyarakat agar turut mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, khususnya yang menggunakan sepeda motor hasil modifikasi balap.
Polresta Mamuju akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap aksi balap liar guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Mamuju.
“Kalau mau balapan, gunakan sirkuit dan pastikan sesuai aturan. Jangan jadikan jalan raya sebagai arena balap, karena keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tutupnya.
(*)






