Fahmi Sesalkan Hanya 50 Persen ASN yang Hadir pada Upacara Bendera di Akhir Tahun

  • 30 Des 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 678
Gambar Fahmi Sesalkan Hanya 50 Persen ASN yang Hadir pada Upacara Bendera di Akhir Tahun

Mapos, Majene — Bupati Majene, Fahmi Massiara sesalkan ASN di kabupaten yang dia pimpin karena hanya 50 persen saja yang hadir dalam upacara bendara di penghujung tahun 2019.

“Bila melihat kondisi ASN yang hadir di upacara bendera saat ini, nampak hanya 50 persen saja. Melihat kondisi seperti ini, bupati, wakil bupati dan Sekda Majene akan melakukan kunjungan ke kantor-kantor pada hari pertama masuk kantor di tahun 2020. Gunanya, untuk melihat secara langsung aktifitas ASN, apa masih ada yang menambah liburnya atau bagaimana,” ungkap Fahmi Massiara ketika memimpin Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati Majene, Senin (30/12/2019).

Ia juga mengira, bahwa pada saat upacara kali ini, masih banyak ASN yang nongkrong dikantornya dan tidak ikut upacara, karena mereka berpikir kalau dirinya sudah melakukan fingger print di kantor masing-masing, termasuk di Sekretariat Daerah.

“Kalau Pak Sekda keliling ruangan, pasti akan ada ditemui para ASN yang hanya duduk-duduk dalam ruangan dan tidak ikut upacara. Inilah karakter dan paradigma lama yang masih bersarang di tubuh ASN. Hal yang begini sudah tidak laku lagi. Waktu upacara cuma sebentar saja, apa salahnya bila saudara datang dan ikut upacara. Jadi, bila ada konsekwensi yang berakibat kepada saudara, jangan menyesal, karena semua perbuatan yang saudara lakukan itu termonitor. Pada tahun 2020, TPP akan bertambah, jadi apa lagi alasan saudara untuk bermalas malasan?,” tegas Fahmi Massiara.

Lebih jauh dikatakan, tahun 2019 segera akan berakhir.

“Semoga pada tahun 2020 nanti kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT, dilimpahkan kesehatan, mendapatkan berkah dari Allah SWT, dan saya mengajak semua ASN Majene untuk dapat turut serta menghadiri acara do’a bersama dan Dzikir serta ceramah pada malam tutup tahun di Assamalewuang,” harap Fahmi Massiara dan mengimbau agar pada malam tutup tahun semua dalam keadaan kondusif dengan suasana yang religius dan spritual.

(ipunk)