Fahmi Ajak Kepala Desa Dahulukan Infrastruktur

  • 13 Apr 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 117
Gambar Fahmi Ajak Kepala Desa Dahulukan Infrastruktur

Mapos, Majene – Untuk meningkatkan hasil di sektor perkebunan dan pertanian, maka yang utama harus diperbaiki lebih dahulu adalah infrastruktur jalan.

“Apalagi dengan adanya dana desa, tentu bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan supaya dapat menghubungkan antara desa yang satu ke desa lainnya,” ungkap Bupati Majene Fahmi Massiara ketika memberi sambutan pada peringatan hari jadi Desa Bambangan Kecamatan Malunda ke 42 tahun 2019, di halaman Kantor Desa Bambangan, Sabtu (13/4/2019).

Kendatipun demikian katanya, Pemkab Majene juga turut memikirkan bagaimana membangun desa dan daerah secara menyeluruh dalam semua aspek.

“Apa yang diharapkan oleh Pak Desa akan kita upayakan pada tahun kedepannya dan sudah dicatat untuk disampaikan pada leading sektor yang berkompoten, untuk diakomodir dan akan dilakukan secara bertahap, supaya terjadi pemerataan dengan semua desa yang ada di Majene,” sebut Fahmi Massiara menanggapi usulan kepala Desa Bambangan.

Menurutnya, APBD Majene juga telah memberikan dana pendampingan bagi semua desa yang ada di Majene.

Ia berharap Desa Bambangan bisa mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) karena badan ini bisa menunjang sektor ekonomi desa.

“Bila Bumdesnya sehat dan maju, maka di desa tersebut akan berkembang dengan pesat. Di Bambangan ini terkenal dengan duriannya. Bila dikembangakan melalui Bumdes, tentu akan memberikan dampak positif bagi masayarakat itu sendiri. Demikian pula kopi, cengkeh dan tanaman lainnya, juga dapat dikembangkan di desa ini,” ucap Fahmi memotivasi seraya berharap di hari jadi ke 42, Desa Bambangan bisa menjadi desa yg maju dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala Desa Bambangan – Saifuddin menyebut, masyarakat Bambangan sangat membutuhkan infrastruktur jalan dari jalan poros Lombong Timur menuju Desa Bambangan karena kondisi jalan sudah sangat parah.

“Kalau kita ingin ke Bambangan harus lewat di Samalio Desa Mekkatta. Jauh memutar,” keluh Saifuddin.

Selain infrastruktur jalan menjadi keluhannya, sejumlah sekolah seperti di 3 SD, 1 MTs dan 1 SMP dia laporkan masih kurang memadai sarana prasarananya.

“Kami juga sangat membutuhkan aliran listrik di Dusun Batususun, Rattepunaga,” pinta Saifuddin dan berharap Lokus Stunting bisa dimasukkan ke desanya.

(ipunk)