Disnaker Sulbar Buka Pendaftaran Program Magang

0
718

Mapos, Mamuju – Dalam rangka peningkatan kualitas dan kompetensi pencari kerja (calon tenaga kerja) pemerintah melakukan upaya. Salah satunya melalui pelatihan kerja.

Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (P2TK) Disnaker Provinsi Sulawesi Barat Stephanus Buntu Madika, menyebutkan, pelatihan itu merujuk UU RI nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Pasal 21 tentang Pelatihan kerja dapat diselenggarakan dengan Sistem Pemagangan.

“Maka defenisi operasional pemagangan adalah sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara langsung dalam proses produksi barang dan jasa ditempat kerja dibawah bimbingan dan pengawasan pelatih atau pekerja/buruh yang lebih berpengalaman dalam rangka menguasai kompetensi kerja tertentu,” tuturnya menyebutkan isi pasal, Senin (15/03/2021) malam melalui massanger.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Pemagangan yang dilakukan di Provinsi Sulawesi Barat tahun ini, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan sumber daya manusia, menambah wawasan.

“Dan keterampilan anak-anak kita ditempat kerja nanti. Sehingga akan lebih mudah terserap di pasar kerja. Melalui pemagangan dalam negeri ini pula, peserta pemagangan akan mendapatkan pengalaman kerja pada dunia kerja nyata yang sesungguhnya, membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ini akan menjadi modal yang sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan atau bekerja secara mandiri,” ulasnya.

Dikatakan, pada dasarnya pemilik program pemagangan adalah perusahaan. Karena perusahaan merupakan persyaratan mutlak dalam penyelenggaraan pemagangan.

Oleh karena itu dalam proses pelaksanaan, perusahaan menjadi faktor penentu. Dan untuk perusahaan yang belum memiliki unit pelatihan dapat menjalin kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) baik pemerintah (BLK) maupun swasta (LPKS) yang telah terakreditasi dan memiliki program yang sama.

Pelaksanaan pemagangan ini melibatkan berbagai pihak, Dinas yang membidangi ketenagakerjaan, perusahaan penyelenggara pemagangan, FKJP sulbar (Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan) dan LPK (BLK /LPKS).

“Untuk kegiatan ini menggunakan anggaran APBN 2021 dari Kementerian Tenaga Kerja,” tutupnya

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.