Dinsos dan BPKP Sulbar Bahas Evaluasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Menengah

Mapos, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan dari perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Barat dalam rangka evaluasi dan pembahasan peningkatan kualitas untuk mendorong pendidikan berkelanjutan pada jenjang pendidikan menengah.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Sulbar Supiati Sahid di ruang rapat Dinas Sosial Sulawesi Barat. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh pejabat fungsional dan staf teknis dari Bidang Rehsos serta tim dari BPKP.

Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, yang diwakili Kabid Rehsos, Supiati Sahid, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian BPKP dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan pendidikan, khususnya bagi kelompok rentan dan anak-anak yang berisiko tidak melanjutkan sekolah.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan sosial, dan Dinas Sosial berkomitmen mendukung berbagai langkah strategis yang dapat mendorong anak-anak kembali mengenyam pendidikan,” ujar Supiati.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Dinsos Sulbar terus mendorong implementasi Program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif sosial yang bertujuan memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mereka yang sebelumnya putus sekolah.

Kabid Rehsos menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat bukan hanya tentang pendidikan formal, tetapi juga pendidikan karakter, keterampilan, dan pemberdayaan sosial bagi anak-anak agar mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berdaya saing untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, ”membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.”

“Dinsos Sulbar mendukung penuh rencana aksi pencegahan dan penanganan anak tidak sekolah. Melalui Sekolah Rakyat, kita ingin membuka akses belajar yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi semua anak di Sulawesi Barat,” tambahnya.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan koordinasi dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan sosial di wilayah Sulawesi Barat.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...