Biro Pemkesra dan Komite Beasiswa Bahas Penggantian Penerima Beasiswa Kedokteran Unsulbar

Mapos, Mamuju – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat bersama Komite Beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk membahas penetapan calon pengganti penerima beasiswa kedokteran di Universitas Sulawesi Barat pada 3 September 2026.

Pertemuan ini diselenggarakan di Ruang Rapat Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Agenda utama dalam pertemuan ini difokuskan pada penentuan kandidat potensial untuk menggantikan penerima beasiswa sebelumnya yang dinilai sudah tidak memenuhi persyaratan akademik.

Proses pergantian penerima beasiswa ini dilakukan secara cermat dan penentuannya dibahas bersama oleh Komite Beasiswa. Evaluasi dan penetapan kandidat baru ini mempertimbangkan sejumlah kriteria utama, yaitu besaran Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK, status desil untuk memastikan prioritas penerima berasal dari kategori masyarakat tidak mampu, serta berbagai capaian prestasi nonakademik yang dimiliki oleh calon mahasiswa. Langkah pengawasan ini diambil agar bantuan pendidikan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa penyesuaian ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas dan keadilan program di bidang pendidikan.

“Langkah ini adalah wujud nyata pelayanan kami untuk memastikan program beasiswa berjalan secara optimal, berkeadilan, dan objektif. Kami ingin mencetak tenaga medis berkualitas yang nantinya akan mengabdi, meningkatkan kinerja sektor kesehatan, serta membawa kesejahteraan dan keharmonisan bagi layanan masyarakat di wilayah kita,” ujar Murdanil.

Kebijakan evaluasi beasiswa kedokteran ini sangat erat kaitannya dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik. Suhardi Duka terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, khususnya dalam menyiapkan calon-calon tenaga medis yang tangguh. Melalui penyaringan yang memperhitungkan kemampuan akademik dan latar belakang ekonomi, pemerintah memastikan bahwa investasi pendidikan ini akan berdampak langsung pada kemajuan sektor kesehatan daerah di masa mendatang.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menaruh harapan besar dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi mengawal program-program strategis ini. Melalui penyaluran beasiswa yang menerapkan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas, diharapkan generasi muda semakin termotivasi untuk meraih prestasi akademik tertinggi dan siap kembali mengabdi membangun daerah demi kesejahteraan bersama.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...