Dinkes Menjadi Salah Satu Penyumbang Tertinggi PAD di Mateng

Mapos, Topoyo — Dinas Kesehatan (Dinkes), salah satu organisasi Perangkat Daerah (0PD) sebagai penyumbang tertinggi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Hal itu di katakan Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Keuanga dan Aset Daerah (BPKPAD) Suharjang, beberapa waktu lalu

“Salah satu penyumbang tertinggi PAD kita di sektor Retribusi yakni Dinas Kesehatan Mateng,” katanya.

Dikonfirmasi terkait PAD, Kepada Dinkes Mateng, Setya Bero mengatakan, kesehatan adalah salah satu urusan wajib dalam pelayanan dasar yang harus kami lakukan.

“Kami dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi adalah membantu bapak bupati dalam urusan pembangunan kesehatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam menjalankan tugas tugas kesehatan yang berkaitan dengan pelayanan standar, minimal kami selaku OPD juga mempunyai kewajiban dalam pemenuhan retribusi daerah.

“Kami Dinkes, dan sebelas Puskesmas tambah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), untuk sumber PAD kami adalah dari dua yunit layanan yang ada di puskesmas dengan memakai acuan yang tertuang dalam peraturan retribusi daerah untuk cara mengumpulkan PAD,” bebernya.

Dikatakan pula, objek yang ada di Puskesmas yakni jumlah pasien yang berkunjung di puskesmas yang tidak terjamin dalam jeminan kesehatan nasional atau BPJS.

“Jadi, masyarakat yang tidak memiliki jaminan BPJS itu wajib dikenakan retribusi. Untuk setoran retribusi yang diserahkan Pihak Puskesmaspun kami juga langsung teruskan di bagian keuangan daerah yang menangani hal ini,” jelasnya.

Kadis Kesehatan menambahkan, penyetoran ini tidak dilakukan sekali dalam setahun melainkan setiap bulan.

” Jadi untuk setoran pencapaian PAD kita, baik dari RSUD maupun Puskesmas itu pencapaian kita lebih dari 100 persen,” tutupnya.

(*/adv)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...