Dinas ESDM Respon Instruksi Perkuat Posisi Sulbar sebagai Penyangga IKN

Mapos, Mamuju – Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Iwan Nugraha menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Sulbar 2024 yang digelar Bapperida Sulbar di Grand Maleo Hotel Mamuju, Rabu 20 Maret 2024.

Pada kesempatan tersebut Ia hadir didampingi Kepala Bidang Ketenagalistrikan Qomaruddin Kamil, Pejabat Fungsional Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Farid Asyhadi, Pejabat Fungsional Perencana Ahli Muda Abd Syukur dan Penelaah Teknis Kebijakan Andi Hasrul B.

Sekretaris Dinas ESDM Sulbar, Iwan Nugraha merespons beberapa hal yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris pada pembukaan acara tersebut. Salah satu poin yang menarik adalah instruksi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar fokus pada isu-isu nasional, khususnya dalam memperkuat posisi Sulbar sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Idris juga menegaskan mandat Sulbar untuk mempercepat pembangunan sektor perkebunan.

Selain itu, dia menyoroti pentingnya prioritas nasional, termasuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, ekonomi, dan ekologi sebagai fokus pembangunan yang harus diakomodasi oleh provinsi tersebut.

“Disektor ESDM kami memiliki sejumlah program untuk mendukung isu-isu tersebut antara lain Bidang Ketenagalistrikan yang bertugas untuk menyediakan tenaga listrik bagi masyarakat dan program Listrik Hemat dan Murah/listrik gratis setiap tahun kita laksanakan,” ujar Iwan.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga memiliki program pembangunan pembangkit listrik skala kecil seperti PLTMH dan PLTS khusus bagi daerah-daerah yang belum tersentuh listrik PLN yang merupakan domain dari Bidang Energi.

“Bidang pertambangan juga merupakan sektor yang mendukung langsung kepada pembangunan IKN karena material bangunan seperti pasir dan batu bersumber dari Kabupaten Pasangayu dan sekitarnya,” ucap Iwan.

Pada Rakortekrenbang Sulbar 2024 itu mendiskusikan 33 urusan pemerintahan yang didelegasikan bagi pemerintah daerah, untuk membuat perencanaan terkoneksi antara kabupaten, provinsi dan pusat. Rencana pembangunan daerah yang diselenggarakan hari ini untuk kebutuhan tahun 2025

“Kami tentunya senantiasa berkoordinasi dengan Bapperida Sulbar terkait program kegiatan tahun 2025 dengan mendengar kebutuhan dan usulan dari pemerintah kabupaten se-Sulbar, dan diharapan dengan sumberdaya dan anggaran kita terbatas dapat dikelola dengan baik, sehingga memberikan dampak yang besar kepada masyarakat, yang sejalan dengan delapan program prioritas Pj. Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh,” ungkapnya.

(*/adv)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...