Dandim Majene Minta Jaga Persatuan Melalui Keberagaman

  • 1 Okt 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 531
Gambar Dandim Majene Minta Jaga Persatuan Melalui Keberagaman

Majene, Mapos — Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan anugerah yang diberikan Tuhan, bukan kutukan.

“Oleh karena itu, keberagaman itu harus dirawat agar seluruh rakyat dan bangsa Indonesia dapat merasakannya sebagai sebuah anugerah,” kata Komandan Kodim 1401 Majene Letkol Inf Ragung Ismail Akbar dalam Seminar Kebangsaan dengan tema Menjaga Keutuhan NKRI dengan Pancasila di salah satu wisma di Majene, Selasa (1/10/2019).

Dikatakan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibangun dengan penuh perjuangan yang berlandaskan pada niat tulus dan ikhlas untuk membentuk negara kesatuan yang merdeka.

“Ada lima langkah yang seharusnya menjadi perhatian bangsa Indonesia, termasuk pemerintah, dalam merawat keberagaman,” sebut Ragung.

Merawat keberagaman katanya, menjadi mutlak, mengingat Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk dengan berbagai keistimewaannya dibanding dengan bangsa lain.

“Lima langkah itu meliputi meningkatkan komuniksi dan sosialisasi antarberbagai komunitas di masyarakat, revitalisasi dan implementasi nilai-nilai Pancasila, meningkatkan pendidikan politik dan wawasan kebangsaan,” katanya.

Pancasila adalah pandangan hidup bagi bangsa Indonesia yang asas-asasnya wajib diamalkan agar tercipta kehidupan yang aman dan tentram serta selaras dengan perintah Tuhan Yang Maha Esa.

“Selain itu, kita juga harus mengetahui dan memahami sejarah Pancasila agar kita selalu menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” urai Ragung.

Memahami dinamika perubahan susunan sila Pancasila lanjutnya, termasuk ke dalam upaya untuk memahami sejarah Pancasila.

“Bangsa Indonesia yang peduli terhadap pandangan hidup serta dasar negara kita seharusnya mendalami materi sejarah Pancasila yang dulunya berliku-liku hingga menciptakan Pancasila yang sangat ideal bagi Bangsa Indonesia ini,” tegasnya.

Seminar Kebangsaan yang dibuka oleh Bupati Majene, Fahmi Massiara ini bekerja sama dengan LSM Sahabat Indonesia MPC Pemuda Pancasila Kab Majene dan diikuti sekitar 60 orang.

(ipunk)