Camat Mamasa Sambangi Posko Relawan di Desa

  • 3 Apr 2020
  • Mamasa
  • R Fajar Soenoe
  • 495
Gambar Camat Mamasa Sambangi Posko Relawan di Desa

Mapos, Mamasa — Guna memastikan maksimalnya aktifitas relawan pencegahan covid 19 di semua desa dan kelurahan dalam wilayah Mecamata Mamasa, Camat Mamasa Hesron Lullunglangi melakukan pantauan dengan jalan mengunjungi setiap posko relawan yang ada di desa.

Kunjungan ini dilakukan, menyusul dikeluarkannya Surat Edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia tentang Desa Tanggap Covid 19, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Bupati Mamasa, yang menginstruksikan pembentukan Relawan Gugus Tugas Desa, dalam rangka pencegahan penyebaran wabah covid 19 di Desa masing-masing.

Memastikan semua berjalan sesuai harapan, Camat Mamasa, Hersom berkeliling ke sejumlah desa, Kamis (02/04/2020).

Kepada wartawan, Hesron Lullulangi menyatakan, kunjungan yang dia lakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19.

“Ini kita lakukan untuk menunjukkan kepada masyarakat bagaimana keseriusan pemerintah dalam menanganai penyebaran virus corona. Karena dampaknya benar-benar bisa mengancam kehidupan masyarakat,” tegas Hesron.

Ia mengaku, masyarakat di desa kadang kala masih belum sepaham, bahkan menganggap hal ini sebagai hal biasa saja, sehingga perlu membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus global ini.

“Saya mengimbau kepada masyarakt dalam wilayah Kecamatan Mamasa, supaya benar-benar sadar bahwa wabah covid 19 harus kita lawan bersama-sama. Karena untuk memutus mata tantai penyebaran virus coron harus timbul dari kesadaran kita semua,” jelasnya.

Hesron menyebut, dari 11 desa dan satu kelurahan yang ada dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Mamasa, secara umum telah membetuk tim relawan dan sudah melaksanakan berbagai kegiatan sebagai upaya pencegahan, diantaranya melalui edukasi dan sosialisasin kepada masyarakat, pembuatan posko penjagaan di pintu masuk, penyemprotan disinfektan, pendataan terhadap warga yang baru tiba di desa dan berbagai kegiatan lainnya.

“Prinsipnya, seluruh desa dan kelurahan sudah bekerja secara maksimal untuk melakukan pencegahan pandemi virus corona,” kata Hesron

Lebih jauh dikatakan, upaya pencegahan yang dilakukan, baik pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa, tentunya tidak memberi jaminan bahwa penyebaran virus corona bisa ditangkal 100 persen, namun pihaknya hanya berusaha secara maksimal dengan sumber daya yang dimiliki dalam melakukan pencegahan.

“Karena itu kami berharap kepada seluruh masyarakat supaya, patuh pada anjuran pemerintah, agar penyebaran virus corona bisa kita cegah masuk ke wilayah kita,” pungkas Hesron.

(Anes)