Bupati Majene Serahkan Bantuan kepada Poktan Desa Pamboborang

0
64

Mapos, Majene — Kelompok Tani (Poktan) Angguning Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat patut bersyukur karena mendapar bantuan sarana prasarana hortikultura berupa 1 unit Bentor dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2021.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Majene, Andi Syukri didampingi Wakil Bupati Majene, Arismunandar dan Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunana Kabupaten Majene, Burhan di Sanggar Tani Angguning, Kamis, (2/9/2021).

Sebelum menyerahkan bantuan Bentor, Bupati Majene, Wakil Bupati Majene, Kadis Pertanian dan undangan lainnya berkesempatan mengunjungi tempat pengeringan hortikultura dan tempat unit pengolahan pupuk organik.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Ditempat pengolahan pupuk organik terungkap, kotoran ternak sapi yang dipelihara sengaja dikumpulkan untuk selanjutnya diolah dan dijadikan pupuk organik (pupuk kandang).

Kemudian, rombongan menuju lokasi panen bawang merah yang bibitnya diambil dari Bima NTB sebagaimana diketahui bibit dari daerah itu menghasilkan bawang merah berukuran besar dan padat.

Burhan dalam laporannya menyebutkan, rombongan saat itu berada pada kawasan pertanian di Majene dan sengaja menghadirkan Pimpinan Daerah untuk dapat melihat langsung kondisi pertanian Majene, dimana oleh Kementerian Pertanian telah menetapkan Majene sebagai kawasan hortikultura di Indonesia karena dinilai sebagai daerah penghasil bawang merah yang mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

“Hasil panen bawang merah para petani sudah tidak hanya dijual dipasar tradisional di Majene, namun para pedagang luar Majene sudah datang langsung menjemput dilokasi, untuk selanjutnya dipasarkan di luar wilayah,” ungkap Burhan.

Dikatakan, hasil panen bawang merah di Kabupaten Majene mampu disimpan sampai 4 bulan lamanya. “Ini untuk mencegah tengkulak dalam mempermainkan harga pasar bawang, karena para petani sudah modern dalam hal penyimpanan bawang tersebut, bahkan sudah ada yang menggunakan sistem ozonisasi,” beber Burhan.

Sedangkan air yang digunakan lanjutnya, petani menggunakan sumber mata air dari Mangge yang dialirkan langsung ke kebun petani dengan menggunakan mesin.

Sementara itu, Bupati Majene Andi Syukri Tammalele dalam sambutannya tak henti hentinya menyampaikan kepada semua yang hadir agar tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid19.

Ia juga berharap agar Bentor, Gedung Pengeringan dan Tempat Pembuatan Pupuk Organik dapat dipelihara dengan baik.

“Bentor yang diserahkan kali ini supaya dapat digunakan sebagai mana mestinya dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sehingga kesejahteraan petani dapat tercapai.
Janganlah peruntukan Bentor digunakan diluar dari kebutuhan petani, karena dapat berakibat capat rusak,” terang Andi Syukri.

Diakhir sambutannya Bupati AST juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan dalam hal ini Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.