Bupati Majene Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026

0
346

Mapos, Majene — Bupati Majene Andi Achmad Syukri membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021 – 2026 Kabupaten Majene, Kamis (7/10/2021).

Kegiatan yang digelar di ruang Pola Kantor Bupati Majene juga divirtualkan dan dihadiri oleh Anggota DPRD Sulbar Dapil Majene Kalma Katta, Ketua dan Anggota DPRD Majene,  Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian, Perwakilan Kajari, Dandim 1401 Letkol Inf Yudi Rombe, pihak Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Para Pimpinan OPD, Wakil Rektor Unsulbar, Para Kabag Setda Majene, TBUP3D dan kepala BPS Majene. Sementra dari via zoom nampak Kepala Bapeda Provinsi Sulbar,  para fasilitator program, perwakilan akademisi, media, organsisasi wanita serta pemberdayaan masyarakat, Dengan menghadirkan Narasumber dari Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan (P2KP) Unhas Makassar Dr. Agussalim, SE, M. Si.

Andi Syukri menyampaikan mengawali pemerintahannya periode 2021-2026, pihaknya telah menyiapkan konsep pembangunan dalam bentuk rancangan dokumen RPJMD 2021-2026. Perumusan visi misi tersebut beranjak dari hasil capaian pembanguan hingga periode tahun 2020 sesuai indikator capaian peningkatan PDRB dari tahun ketahun, capaian IPM, penurunan tingkat kemiskinan dan perkembangan indikator tenaga kerja yang kesemuanya menunjukkan seberapa besar keberhasilan pembangunan disuatu daerah.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dari capaian pembangunan dari periode sebelumnnya, AST menyebutkan visi misi pembangunan yatu mewujudkan “Majene Unggul, Mandiri dan Religius Tahun 2026” atau UMR.

Ia berharap visi yang dicanangkan tersebut tidak hanya menjadi slogan semata namun dimaknai secara mendalam dan menjadi spirit dan roh penyelenggaraan program pembangunan 5 tahun kedepan.

Ia juga meminta agar seluruh pimpinan OPD mempedomani visi misi tersebut kedalam dokumen rencana strategis OPD.

“Saya ulangi, bahwa kepala OPD tidak mempunyai visi misi tersendiri karena regulasi mengatur bahwa OPD hanya berpedoman pada visi misi kepala daerah ” ucapnya.

Pada kesempatan sama, panitia kegiatan yang juga Kepala Bapeda Majene Andi Adlina Basharoe mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menampung semua masukan, peryataan dari seluruh stakeholder yang ada di Majene termasuk masyarkat, tokoh agama, kepemudaan dan lainnya.

Ia juga menjelaskan program kegiatan tersebut menjadi suatu rangkaian penjdawalan pelaksanaan RPJMD 2022-2026 Majene. Sebelumnnya pihaknya telah melakukan penyusunan secara teknokratik,  membuat suatu dokumen tentang rancangan awal RPJMD.

Setelah itu dilaksanakan konsultasi publik tentang Rancangan Awal RPJMD kemudian di sampaikan ke DPRD Majene. 10 hari  sejak diserahkan dilakukan MoU antara DPRD Majene dan  Pemerintah daerah.
Lalu kembali dilakukan konsuktasi publik terkait Ranwal ke Pemerintah Provinsi Sulbar. Kemudian di minggu ketiga September dilakukan  penyampaian Ranwal dan evaluasi RPJMD.

“Insya Allah minggu ke empat Oktober akan ada evaluasi terkait rancangan peraturan daerah ke DPRD, kemudian  pansus akan melakukan pembahasan, dan kita tunggu persetujuan antara DPRD dan Pemda Desember mendatang menetapkan Perda RPJMD 2022-2026,” bebernya.

Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan acara diskusi yang dipimpin oleh Asisten dua Setda Majene Andi Amran.

Di akhi acara dilakukan penandatangan hasil Berita Acara.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.