Bupati Fahmi: Biaya Politik pada Tahun 2020 ‘Meluap’

  • 1 Okt 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 562
Gambar Bupati Fahmi: Biaya Politik pada Tahun 2020 ‘Meluap’

Mapos, Majene — Sejumlah kegiatan pada tahun 2020 mendatang bakal menyedot banyak anggaran, termasuk anggaran penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak.

“Baru saja kita laksanakan NPHD kepada dua lembaga, yaitu KPU dan Bawaslu. Sesuai aturan PKPU, bahwa beban pembiayaan Pilkada diserahkan kepada Pemda. Dan kami sudah terima usulan anggaran dari kedua lembaga tersebut,” aku Bupati Majene, Fahmi Massiara usai mendatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pekab Majene dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majene di Ruang Rapat Wakil Bupati, Selasa (1/10/2019).

Dikatakan, selaku pemerintah dirinya merspon dan menyambut baik usulan kedua lembaga itu sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan daerah dalam membiayai program kegitaan tersebut.

“Ini dikategorikan sebagai pembiayaan wajib bagi Pemda Majene,” katanya.

Menurut Fahmi Massiara, pihak eksekutif telah melakukan komunikasi secara intens antara Tim Anggaran Pemerintah Darrah (TAPD) dengan pihak KPU maupun Bawaslu.

“Kami selaku Pemkab. Majene tidak ada masalah terkait hal tersebut, selanjutnya akan dituangkan dalam pembiayaan anggaran APBD 2020,” swbutnya seraya menambahkan bahwa masih banyak hal yang sifatnya wajib dan harus dipenuhi di tahun 2020.

“Ternyata meluap pembiyaan yang harus dibiayai, sementara DAU kita tidak naik. Kami harus mencoba langkah lain dengan menyinkronkan semua kegiatan yang akan dijalankan sesuai dengan pos yang ada,” tandas Fahmi.

(ipunk)