BP Jamsostek Cabang Sulbar Bayar Klaim Sebesar Rp100,9 Milyar Pada Tahun 2020

0
125

Mapos, Mamuju – BP Jamsostek Kantor Cabang Sulawesi Barat selama  Tahun 2020 telah membayarkan klaim sebesar Rp100,9 milyar untuk 9.760 peserta. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang Sulawesi Barat Iman M Amin di Kantor BP Jamsostek Cabang Sulawesi Barat.

Dari Rp100,9 milyar tersebut, sekitar 95.30% atau sebanyak Rp96,13 milyar merupakan klaim Jaminan Hari Tua yang telah dibayarkan.

Iman menyampaikan bahwa peserta yang mengajukan pencairan klaim Jaminan Hari Tua, kebanyakan merupakan peserta yang mengundurkan diri dan yang terkena pemutusan hubungan kerja.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Ditengah-tengah maraknya penyebaran virus covid-19 di masyarakat dan tenaga kerja yang banyak dirumahkan karena perusahaan  mengikuti arahan pemerintah daerah untuk mengurangi jam kerja perusahaan, BP Jamsostek Cabang Sulawesi Barat yang mencakup wilayah Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Mamasa, Polewali Mandar, Majene dan Kabupaten Pasang Kayu tetap berkomitmen dalam melayani peserta yang mengajukan klaim,“ kata Kepala Kantor Cabang Sulawesi Barat, Iman M Amin, Senin (01/02/2021).

BP Jamsostek selalu berinovasi terkait pelayanan klaim kepada peserta di era New Normal ini. Program layanan LAPAK ASIK  atau Pelayanan Tanpa Kontak Fisik  yang diterapkan sejak tanggak 23 Maret 2020 telah dikembangkan. Saat ini pelayanan klaim terutama pelayanan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dapat dilakukan dengan 2 metode LAPAK ASIK yaitu Layanan LAPAK ASIK secara online, dan secara onsite. Layanan Online dilakukan dengan peserta mengakses link online.bpjsketenagakerjaan.go.id dimana peserta dapat memilih cabang mana yang akan di ajukan untuk pencairan klaim. Setelah itu peserta dapat mengupload berkas klaim melalui link yang diberikan. Selanjutnya petugas BP Jamsostek akan menghubungi peserta melalui layanan Whatsapp dan Video Call untuk melakukan verifikasi lebih lanjut.

Ditengah musibah bencana Gempa Bumi yang menimpa Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, BPJamsostek tetap hadir melayani peserta yang mengajukan klaim. Meskipun Gedung Kantor BPJamsostek Sulawesi Barat mengalami kerusakan berat, namun tidak menyurutkan semangat para pegawainya dalam memberikan pelayanan kepada tenaga kerja di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Pelayanan darurat dilakukan dengan memasang tenda di halaman depan Kantor BPJamsostek Sulawesi Barat di Jalan R.E Marthadinata Simboro. “Kami tetap berkomitmen untuk melindungi dan melayani peserta BPJamsostek ditengah musibah bencana gempa bumi ini ” lanjut iman.

Pada kesempatan ini, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat menghimbau kepada seluruh perusahaan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Sulawesi Barat untuk melaporkan jika terdapat tenaga kerjanya yang menjadi korban bencana gempa bumi. “ Semoga kita semuanya tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan musibah gempa bumi ini,“ ungkap Iman.

(*)

 

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.