Bejat! Seorang AyahTega ‘Garap’ Anak Kandung Hingga Hamil 7 Bulan

0
2307

Mapos, Majene — Entah apa yang memasuki pikiran AT sehingga tega ‘menggarap’ anak kandungnya sendiri sampai hamil 7 bulan.

Peristiwa memalukan ini dibenarkan oleh Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian.

Didampingi Kasat Reskrim Polres Majene Iptu Benedict Jaya, Senin (28/9/2021) Febryanto Siagian membenarkan kejadian tersebut.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Katanya, perbuatan bejat ini diduga dilakukan AT yang berdomisili di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

“Kami sudah menerima laporan polisi Nomor LP/18/IX/SPKT/RESMJN/POLDASULBAR tanggal 26 September 2021 tentang adanya dugaan perzinahan yang diduga dilakukan oleh AT terhadap anak kandungnya,” ucap Febryanto Siagian.

Menurut Kapolres Majene, kecurigaan atas hamilnya LS mencuat ketika tubuh LS semakin gemuk. “Pihak keluarga besar LS mulai curiga atas perubahan pisik LS. Mereka kemudian menyelidiki. Tapi oleh AT selalu berkelit dan membela LS dengan mengatakan bahwa LS memang gemuk. Tapi oleh pihak keluarga tetap curiga dan mengancam akan membawa LS ke rumah sakit untuk diperiksa. Lagi-lagi AT bersikeras membela LS. Akhirnya, ibu LS berinsial Sp membujuk LS agar mengaku kalau dia hamil,” beber Febryanto Siagian.

Dari pengakuan LS kepada ibunya terungkap bahwa LS telah hamil 7 bulan. “Lantaran iba melihat anaknya, akhirnya Sp melaporkan AT yang tak lain suaminya ke Mapolres Majene.

Dihadapan polisi, AT (44) mengaku melancarkan aksinya dengan cara mengancam putrinya LS (22) sehingga aksi bejatnya berulang sampai 10 kali.

“Kejadiannya terjadi sejak bulan Februari 2021 lalu. Ini baru diketahui setelah ibu Kandung Korban melaporkan perbuatan bejat suaminya ke Polres Majene pada Tanggal 26 September 2021 di Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polres Majene,” sebut Febryanto Siagian.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 46 Jo Pasal 7, Pasal 8a Undang-undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Nomor 23 Tahun 2004 dan atau Pasal 284 KUHPidana dengan ancaman kurungan paling lama 12 tahun penjara.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AT kini ditahan di sel tahanan Mapolres Majene. “Bagi ayah Kandung dapat ditambah 2/3 dari ancaman pidana maksimal,” pungkas Kapolres.

(fjr/red)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.