Banna, Korban Banjir Bandang Akhirnya Ditemukan

IMG_20171007_223455

Banna, Korban Banjir bandang ditemukan Tim SAR Gabungan

Mapos, Matra – Tim SAR akhirnya berhasil menemukan Jasad Banna korban banjir bandang.

Setelah melakukan pencarian selama 3 hari, akhirnya Tim pencari korban yang terseret Banjir Bandang, yang terdiri dari BPBD Matra, BASARNAS Mamuju, PMI Matra, Polsek Baras, anggota Brimob Polda Sulbar dibantu masyarakat, berhasil menemukan lagi satu orang korban.

Setelah Sehari sebelumnya, Mayat Didin (34) korban terseret banjir bandang ditemukan Tim SAR, di sungai Majene, Dusun Burangge, Desa Kasano, Kecamatan Baras dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dikebumikan.

Diketahui, ada dua korban yang hilang terseret arus di sungai Tapango Desa Motu, Kecamatan Baras, yang saat itu sedang meluap.

Pencarian dilanjutkan pada pagi hari sabtu, 7 Oktober 2017, pencarian dilakukan dengan menyisir sungai Majene menggunakan dua perahu karet dan beberapa unit Katintin milik masyarakat setempat.

“Beberapa jam menyisir sungai Majene dari muara sampai tempat penemuan mayat Didin kemarin, kami tidak menemukan tubuh Hj. Banna mengapung” tutur Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Matra, Andi Rudi.

Karena pencarian tak membuahkan hasil, Tim beristirahat sejenak di tepi sungai. Pada saat beristirahat, salah satu dari mereka mencium aroma bau busuk yang bersumber dari daratan.

Akhirnya pencarian dilanjutkan, dengan mengikuti sumber bau. Alhasil, mayat mama vera ditemukan dengan jarak berkisar 50 meter dari pinggir sungai.

Pada saat ditemukan, berkisar pukul 11.15 wita korban atas nama Banna alias mama vera (42 tahun) dalam posisi miring sebelah kanan, dibawah pohon sawit milik masyarakat setempat, dan langsung dievakuasi.

Kini Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban terseret banjir bandang.

(joni)