Atasi Problem Pembangunan, Bappeda Sulbar Tetapkan Tujuh Lokasi Prioritas

Mapos, Mamuju — Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Sulbar menggelar sosialisasi dan Verifikasi Usulan Dana Khusus (DAK) Fisik Kabupaten Pemprov Sulbar, senin 17 Juli 2023 di Hotel Grand Maleo Hotel Mamuju.

Kegiatan ini diikuti oleh utusan dari 8 OPD lingkup Pemprov Sulbar, antara lain Bappeda, BPKPD, Inspektorat Daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan dan Biro Ekonomi dan Pembangunan Pangan.

Menghadirkan pemateri Sekban Bappeda Sulbar, Darwis Damir Mewakili Kepala Bappeda Sulbar Junda Maulana yang masih Dinas di Luar Sulbar, Selain Darwis hadir juga sebagai Pemateri (vrtual) Perencana Ahli Muda pada Direktorat Jendral Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Ahmad Washil, S.Si, M.Si.

Darwis Damir menggambarkan bahwa pijakan dasar Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pemprov Sulbar TA 2024 yang dikuatkan dengan tema Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan berkelanjutan. Dengan fokus kebijakan fiskal untuk pembangunan SDM yang menjadi prioritas program yang dilaksanakan oleh Pj Gubernur saat ini yang meliputi penghapusan kemiskinan ekstrim, penurunan stunting, pengendalian inflasi dan peningkatan investasi.

Untuk mendukung kebijakan fiskal tersebut, kata Darwis, Pemprov Sulbar telah menetapkan prioritas RKP tahun 2024 dengan memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan, mengembangkan wilayah selaras dengan RKPD Prov Sulbar tahun 2024.

“Meningkatkan daya saing ekonomi dan penguatan sektor unggulan daerah. Revolusi mental dan pembangunan kebuadayaan, memperkuat infra struktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. Pembangunan lingkungan hidup, meningkatkan ketahan bencana dan perubahan iklim serta memperkuat stabilisitas Polhukkam dan transforma pelaynan publik,” urainya.

Salah satu sumber anggaran untuk mendukung arah kebajakan RKP dan RKPD tersebut lanjut darwis adalah melalui DAK. DAK ini difokuskan untuk mendukung 5 arah kebijakan RKP 2024.

“Adapun arah kebijakan RKP tersebut antara lain, pengurangan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, revitalisasi industri dan penguatan riset terapan, pembangunan rendah karbon dan transisi energi, dan percepatan pembangunan infra struktur dasar dan oknektivitas,” kata Darwis.

Kemudian guna capaian ouput dan outcome dari DAK tersebut Pemprov telah menyusun 7 Lokasi Prioritas (Lokpri) Bidang Usulan DAK Fisik tahun 2024.

” Untuk tahun 2024 Pemprov Sulbar telah menyusun 7 Lokasi Prioritas DAK Fisik tahun 2024 meliputi Bidang pendidikan, Bidang kesehatan dan KB, Bidang jalan, Bidang Air minum, bidang Irigasi, Bidang Pertanian dan bidang Perikanan dan kelautan,” beber Darwis.

Agar program usulan dapat berjalan sesuai tahapan, maka Pemprov Sulbar juga masih kata Darwis telah mendesaian tim line sebagai acuan yakni forum komfirmasi daerah untuk setiap temat J pengusulan DAK 2024 dan verifikasi usulan oleh Pemda berada pada tangg 19 Juni 14 Juli dan dapat diperpanjang hingga tanggal 21 Juli 2023. Yang telah dilewati yakni sosialisasi Kebijakan DAK dan menyusun 7 Lokasi Prioritas (Lokpri) Bidang Usulan DAK Fisik tahun 2024.

“Tahun 2024 Pemprov Sulbar telah menyusun 7 Lokasi Prioritas DAK Fisik tahun 2024 meliputi Bidang pendidikan, Bidang kesehatan dan KB, Bidang jalan, Bidang Air minum, bidang Irigasi, Bidang Pertanian dan bidang Perikanan dan kelautan,” beber Darwis.

Agar program usulan dapat berjalan sesuai tahapan, maka Pemprov Sulbar juga masih kata Darwis telah mendesaian tim line sebagai acuan yakni forum komfirmasi daerah untuk setiap tematik, pengusulan DAK 2024 dan verifikasi usulan oleh Pemda berada pada tanggal 19 Juni -14 Juli dan dapat diperpanjang hingga tanggal 21 Juli, dan yang telah dilewati yakni sosialisasi Kebijakan DAK ke Pemda tanggal 13 Mei 2023.

“Harapan kita usulan dari DAK ini berjalan sesuai timeline yang telah kita tetapkan dan secara kuantitas besaran usulan DAK Fisik untuk tahun 2024 tidak berkurang dari jumlah yang ada tahun anggaran ini yakni sekira Rp. 300 Miliar,” pungkasnya,” kuncinya.

(*)

 

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...