AST Nampak Tersudut “Diserang” Lukman dalam Debat Publik Pilkada Majene

0
34

Mapos, Majene — Kendati tak seramai debat publik dalam Pilkada sebelumnya, kali ini debat publik tahap pertama Pilkada 2020 berlangsung seru di Aula Gedung LPMP Sulbar, Sabtu (14/11/2020).

Masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Majene, baik Nomor Urut 1, Patmawati Fahmi–Lukman maupun Paslon Nomor Urut 2, Andi Syukri–Aris Kalma beradu program dalam visi misi membangun Kabupaten Majene kedepan.

Namun, ada hal menarik pada sesi tanya jawab oleh kedua Paslon yaitu ketika Cawabup nomor urut 1, Lukman menanyakan kepada Paslon nomor 2 yang tak lain AST-Aris tentang strategi mereka menaikkan IPM Majene kedepan.

“Apa strategi Anda dalam menaikkan IPM kedepan,” tanya Lukman.

Seharusnya yang menjawab pertanyaan itu ialah AST, namun lagi-lagi AST nampak kelabakan dan terlihat menyodorkan pertanyaan dari Lukman kepada calon wakilnya, Arismunandar

Aris sepertinya keget dan sontak  menjawab sekenanya. “Kita akan melakukan berbagai program pelatihan untuk mengatasi itu,” sebut Aris.

Lagi waktu jawaban dari pengarah terbuang percuma dan oleh Lukman segera melakukan sanggahan dengan menerangkan maksud dari IPM.

IPM kata putra nelayan yang sebentar lagi akan dilantik jadi Bupati Majene ini adalah alat ukur untuk menilai sejauh mana warga suatu daerah bisa mengakses dengan mudah pada tiga komponen utama yaitu pendidikan, kesehatan dan pendapatan.

“IPM itu pembentuknya adalah angka harapan hidup, angka harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah dan pengeluaran per kapita. Maka, program harus diarahkan ke sektor-sektor itu. Bukan semata-mata pelatihan saja,” katanya.

Aris Kalma rupanya baru menyadari kalau jawabannya tak mengena dan segera melakukan perbaikan jawaban.

“Pendidikan dan kesehatan menjadi urusan wajib dari pemerintah. Maka, tentu itu akan menjadi perhatian lebih kepada kami ketika memimpin nanti,” tutupnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.