Aliansi Organisasi Profesi, Pemuda dan Mahasiswa Percepatan Vaksinasi Ambil Bagian dalam Monev

0
123

Mapos, Majene — Sehari setelah audiensi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat terkait upaya percepatan vaksinasi Covid-19, aliansi organisasi profesi, pemuda dan mahasiswa langsung diundang dalam Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev)  Kelompok Kerja (Pokja) Tim Pelaksana Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Majene.

Acara yang digelar Rabu 1 September 2021 kemarin di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene dihadiri Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe, Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian, Kepala Kejaksaan Negeri Majene, Nursurya, beberapa Staf Ahli Setkab Majene, beberapa Kepala Dinas terkait dan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majene.

Koordinator aliansi, Abdul Latif, Kamis (2/9/2021) mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak Pemda dan Pokja Tim Pelaksana Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Majene yang telah memberikan ruang kepada aliansi untuk ikut serta hadir dalam rangkaian rapat tersebut.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Meskipun peserta rapat dibatasi yang hanya diwakili oleh beberapa perwakilan aliansi,” ucapnya.

Dalam rapat itu, Pokja Tim Pelaksana Vaksinasi Covid-19 memaparkan capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Majene per 31 Agustus 2021. “Dimana, cakupan vaksin Covid-19 disajikan berdasarkan dosis, jumlah kasus kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) setiap Puskesmas di Kabupaten Majene. Bahkan, juga dipaparkan bahwa ketersediaan vaksin Covid-19 di Kabupaten Majene per 31 Agustus 2021 secara keseluruhan tersisa 14.944,” beber Abdul Latif.

Dikatakan, melihat masih banyaknya ketersediaan vaksin di Kabupaten Majene, pihak aliansi berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kembali pola pikir yang sehat untuk mengikuti vaksinasi di Puskesmas ataupun kegiatan vaksinasi massal yang akan dilaksanakan.

Ia menyebut, dari Monev melahirkan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Majene melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ditandangani oleh Bupati Majene, Kapolres Majene, Dandim 1401 Majene dan Kajari Majene.

“Dalam surat edaran tersebut secara umum bersisi tentang kewajiban kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi covid-19 tahun 2021. Termasuk target vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun dan masyarakat umum usia 18 tahun keatas,” ungkap Abdul Latif

Meskipun masih banyak berita hoaks tentang Covid dan vaksinnya, lanjut Latif, pihak aliansi berharap kepada Tim Pokja Vaksinasi Kabupaten Majene yang ahli dalam bidangnya untuk terus melakukan pendekatan secara persuasif melalui penyuluhan dan sosialisasi sehingga disinformasi terkait KIPI yang tersebar di kalangan masyarakat dapat segera teratasi.

“Dengan harapan kemauan masyarakar untuk melakukan vaksinasi Covid-19 akan semakin meningkat. Selain itu, aliansi menyampaikan bahwa sosialisasi melalui media sosial seperti facebook, instagram dan video singkat menjadi cara paling efektif dan tercepat dalam menyebarkan informasi ke masyarakat,” ucap Abdul Latif.

Dia berharap, melalui media sosial akan menjadi pintu masuk dalam upaya untuk mengajak masyarakat melakukan vaksin. Disisi lain metode pengarahan massa melalui penjemputan langsung door to door yang akan dipimpin langsung oleh personel dari Polres Majene dan personel Kodim 1401 Majene serta keterlibatan langsung tim aliansi untuk membawa masyarakat ke tempat vaksinasi menjadi inovasi tersendiri oleh tim dalam mencapai 70 persen herd imunity di Kabupaten Majene.

“Disamping itu, keterlibatan oleh Kementerian Agama Kabupaten Majene sebagai wadah, dengan harapan informasi disampaikan melalui masjid pada saat selesai salat Jum’at. Serta penyampaian oleh Dinas Kesehatan melalui mobil keliling bahwa vaksin itu aman dan halal yang akan didampingi langsung aliansi percepatan Vaksinasi Covid-19 Majene,” katanya.

Akhirnya, aliansi menekankan nahwa perlu penegasan dengan adanya Peraturan Presiden No. 14 Tahun 2021.

“Semoga segala bentuk ikhtiar dan do’a kita semua membuat pandemi Covid-19 segera berlalu dan masyarakat bisa kembali hidup normal tanpa bayang-bayang virus corona. Mari kita habiskan stok vaksin Covid-19 biar kita bisa hidup normal seperti sediakala,” pungkasnya.

(fajar/red)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.