Majene  

Kejar Adipura, Perkimtan Majene Genjot Kerja Bakti hingga ke Kampung Warga

Staf Dinas Perkimtan Majene tengah Kerja Bakti di Pantai Binanga, Kelurahan Labuang Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene. Foto: Ist.

Mapos, Majene — Puncak penilaian Adipura semakin dekat. Pemerintah Kabupaten Majene pun terus menggenjot pembenahan lingkungan, termasuk memastikan kawasan yang menjadi titik penilaian berada dalam kondisi bersih dan tertata.

Tak ingin sekadar mengandalkan program di atas kertas, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Majene rutin turun langsung ke lapangan.

Minggu (1/11/2026), Kepala Dinas Perkimtan Majene, Syahrimayani, bersama sejumlah staf terlihat melakukan kerja bakti di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Lingkungan Battayang, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae.

Kerja bakti tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura sekaligus bentuk dukungan terhadap visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Majene melalui gerakan Majene Mapaccing.

“Kita hari ini terkonsentrasi di kawasan Pasar TPI. Kemarin, Sabtu, kita kerja bakti di tepi Pantai Binanga hingga ke Tanjung Batu,” ungkap Syahrimayani kepada Mapos.

Menurutnya, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh hanya dilakukan menjelang penilaian Adipura. Kebersihan harus menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran masyarakat.

Karena itu, kehadiran jajaran Perkimtan di tengah-tengah permukiman warga diharapkan bukan hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menjadi pemantik agar masyarakat ikut mengambil bagian.

“Kita berharap kehadiran kita di sini bisa memicu kesadaran masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita,” ajaknya.

Bagi Perkimtan, upaya merebut Adipura bukan semata mengejar sebuah penghargaan. Lebih jauh, momentum tersebut diharapkan menjadi pemicu lahirnya budaya hidup bersih dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

Kini, tantangannya bukan hanya bagaimana Majene terlihat bersih saat penilaian berlangsung, tetapi bagaimana kebersihan itu tetap terjaga setelah tim penilai meninggalkan wilayah ini.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...