Mapos, Majene — Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Majene, Hj Yuliani Laupe menyayangkan jika masih ada masyarakat yang ditandu menuju fasilitas kesehatan pra melahirkan.
“Miris jika masih ada masyarakat yang ditandu menuju puskesmas saat mau melahirkan. Karena, pemerintah telah menyiapkan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang tidak dipungut biaya sama sekali,” ungkap Hj Yuliani Laupe saat berbincang dengan wartawan di Kantor Bupati Majene, Selasa 10 Pebruari 2026.
Dikatakan, RTK merupakan. fasilitas tempat tinggal sementara bagi ibu hamil dan pendampingnya, baik keluarga maupun dukun dan lokasinya dekat dengan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas ataupun Poskesdes.
Program ini kata dia sudah lama dilaksanakan pemerintah dengan tujuan mempermudah akses rujukan, menurunkan angka kematian ibu dan bayi di daerah terpencil serta digunakan selama beberapa hari saat menunggu persalinan hingga setelah bersalin.
“Fasilitas ini sudah tersedia di semua wilayah kita (Kabupaten Majene. Silakan digunakan itu. Hanya saja, ada-ada saja alasan masyarakat untuk tidak seger menggunakan fasilitas tersebut. Ada yang bilang, “tunggu keluarga ku dulu yang dari luar daerah, baru bisa ke sana, dan lain-lain”,” ucap Hj Yuliani.
“Akibatnya itu, tadi. Setelah gawat, baru mereka dibawa dengan menggunakan tandu,” imbuhnya.
Dia berharap agar masyarakat memanfaatkan fasilitas RTK supaya terhindar dari resiko kematian ibu maupun bayi.
(*)






