5 Pejabat yang mengundurkan diri karena skandal politik sebelum Andi Mappangara

0
128
header_korupsi
5 Pejabat yang mengundurkan diri karena skandal politik.

Mapos, Mamuju – Kemarin, Andi Mappangara mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat karena dugaan keterlibatan dalam kasus Korupsi Aspirasi APBD TA. 2016.

Kasus ini adalah salah satu skandal terbesar dalam sejarah politik Sulawesi Barat.

Namun, Andi Mappangara bukan pejabat pertama yang mundur dari kursi jabatannya karena skandal politik. Sayangnya, sesama pimpinan DPRD Sulbar, tiga dari unsur pimpinan gak belajar dari kesalahan banyak pejabat sebelumnya dan belum menyatakan mundur dari jabatannya.

Berikut lima pejabat high-profile yang mengundurkan diri karena tersandung Skandal Politik.

Soeharto, Presiden RI kedua

Presiden Soeharto menjabat selama 32 tahun sebelum mengundurkan diri pada 21 Mei 1998.

Krisis moneter Asia pada Mei 1998 mendorong maraknya aksi unjuk rasa di Indonesia dan berujung desakan mundur untuk Presiden Soeharto.

Pada 20 Mei 1998, ribuan mahasiswa menduduki gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan esok harinya, 21 Mei 1998, Soeharto resmi mengundurkan diri dari jabatan yang telah digenggamnya selama 32 tahun.

Jero Wacik, mantan Menteri ESDM

Jero Wacik beri pernyataan kepada wartawan di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 September 2014 menetapkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai tersangka kasus pemerasan untuk menambah dana operasional kementerian ESDM.

Dua hari setelah penetapan sebagai tersangka, Jero mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Suryadharma Ali, mantan Menteri Agama

Mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengundurkan diri pada 26 Mei 2014.

Menteri Agama kabinet Indonesia bersatu jilid 2, Suryadharma Ali, juga mengajukan pengunduran diri dari posisi menteri karena tersandung kasus korupsi.

Suryadharma menjadi tersangka dalam kasus korupsi penyelenggaraan haji periode 2012-2013.

Andi Mallarangeng, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga

Andi Mallarangeng mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Hambalang oleh KPK.

Satu lagi nama menteri dari kabinet SBY yang mengundurkan diri karena tersandung kasus korupsi adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng.

Pada 7 Desember 2012 Andi mengundurkan diri karena telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi proyek Hambalang.

Akil Mochtar

Akil Mochtar mengundurkan diri tiga hari setelah ditangkap KPK di rumah dinasnya.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013, Akil Mochtar, juga mengundurkan diri karena korupsi. Surat pengunduran diri Akil diterima MK pada Sabtu, 5 Oktober 2013.

Sebelumnya, pada tangal 2 Oktober 2013, Akil ditangkap KPK di rumah dinasnya karena upaya suap dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Gunung Mas.

Tentunya, kisah para pejabat di atas gak berakhir setelah mereka mengundurkan diri. Contohnya, Akil Mochtar divonis penjara seumur hidup, Andi Mallarangeng divonis empat tahun penjara, sedangkan kasus Suryadharma Ali dan Jero Wacik telah usai.

Sedangkan Soeharto disebut diktator terkorup di abad ke-20.

Bagaimana dengan H. Harun, Munandar Wijaya dan Hamzah Hapati Hasan? Apakah kisahnya sudah berakhir?

(usman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.