Warga Keluhkan Pelayanan Di Polres Matra

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Mapos. Mamuju – Warga Pasangkayu, Mamuju Utara, Sahar mengeluhkan pelayanan dari Pihak Kepolisian Resort (Polres) Mamuju Utara lantaran laporan Kasus penyerobotan serta penjualan tanah milik Sudarsono adik kandung Sahar yang sudah sekian lama memiliki tanah tersebut beserta dengan bukti termasuk surat keterangan Tanah yang Ia miliki tidak kunjung ada perkembangan meski sudah enam bulan.

“Saya sudah melapor sekitar enam bulan yang lalu dan tiga kali datang untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut namun tidak direspon dengan baik, ujarnya, Kamis (21/09/2017).

Saya melapor pada bulan Maret 2017 lalu tetapi hingga sekarang tidak ada perkembangan sama sekali dan 7 orang saksi telah di panggil oleh penyidik Polres Matra Inisial HB dan didepan penyidik para saksi membenarkan bahwa lokasi tersebut milik Sudarsono (Anggota TNI yang bertugas diluar kota) adik kandung Sahar.

Ia menjelaskan, kasus ini berawal dari adanya salah satu oknum yang menjual lokasi saudara saya (Sudarsono) tanpa sepengetahuan Sudarsono dan saya, kemudian saya komfirmasi ke Sudarsono apa betul lokasi miliknya di jual. Sudarsono pun mengatakan bahwa Ia tidak pernah menjual lahannya kepada siapapun dan meminta agar Sahar melaporkan kasus ini kepada Kepolisian.

Enam bulan kasus ini terus bergulir namun hingga saat ini belum ada titik terang, ucap sahar.

Dari awal laporan saya, penyidik HB mengatakan akan mengadakan gelar perkara di TKP namun hingga kini tidak dilaksanakan, saya menduga penyidik tidak serius menangani laporan saya,  ucap sahar dengan nada kecewa.

(Imanuddin)