Waka Kesdam XIV/Hasanuddin Non Stop Operasi Tiga Pasien

0
593

Mapos, Mamuju –  Sudah kesekian kalinya dokter-dokter spesialis RS Lapangan milik TNI AD yang digelar di Korem 142/Tatag ini melakukan operasi berbagai penyakit.

Hari ini di ruang operasi Waka Kesdam XIV/Hasanuddin Letkol Ckm dr. I Wayan Gede Suarsana, So.B (K) onk melakukan operasi bedah terhadap Emma penderita tumor dileher dengan dx Kista Ductus Thyroglossus.

Wanita 60 tahun warga jalan kelapa No.38 Mamuju ini sudah lama mengalami gangguan pada tenggorokan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Letkol Ckm dr. I Wayan Gede Suarsana, Sp.B (K) Onk ketika ditemui usai melakukan operasi menuturkan bahwa proses operasi Emma berjalan lancar.

“Saya lakukan operasi sekitar 2 jam karena operasi tumor pada bagian leher agak sulit. Harus mengangkat kelenjar gondok,” katanya, Minggu (31/01/2021).

Ditambahkan pula usai operasi tidak ada pendarahan dan suara tetap normal.

Letkol Ckm dr. I Wayan Gede Suarsana, So.B (K) Onk menghimbau kepada seluruh masyarakat yang menderita penyakit baik sebelum gempa bumi maupun setelah terjadi gempa bumi, agar segera ke RS Lapangan TNI AD yang ada di Korem 142/Tatag. Gatis, tidak ada persyaratan khusus. Sedangkan fasilitasnya sesuai dengan rumah sakit standar yang ada.

Letkol Ckm dr. I Wayan Gede Suarsana hari ini melakukan operasi non stop kepada 3 pasien yang secara kebetulan seluruhnya perempuan.

Sementara Letkol Ckm. Asnawi, S.Kep.Ners Dandenkesyah 14.04.02 Parepare ketika dihubungi secara terpisah membenarkan bahwa hari ini Letkol Ckm dr. I Wayan Gede Suarsana, So.B (K) Onk melakukan operasi Non stop terhadap 3 pasien, dengan skema waktu 4 jam.

“Operasi pertama tumor di leher dengan waktu sekitar 2 jam,” katanya.

Operasi kedua tumor di payudara waktunya sekitar 1 jam dan ketiga operasi tumor dikepala dan juga sekitar 1 jam.

Ayu, menantu Emma menuturkan, sejak gempa tanggal 15 Januari 2021 dia dan mertua bersama keluarganya yang lain mengungsi ke Gereja Bethel Indonesia.

“Selama di pengungsian ibu mertua sering mengeluh sakit pada bagian tenggorokan dan susah menelan,” ungkapnya.

Dengan bantuan kerabat lewat grup kerukunan Keluarga Karama, dia diarahkan ke RS Lapangan TNI AD.

“Aas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada dokter yang telah menangani ibu kami RS Lapangan TNI AD ini, sangat menolong masyarakat untuk berobat ” tutup Ayu.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.