Wabup Arismunandar Buka Benchmarking Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar

0
216

Mapos, Majene — Wakil Bupati Majene Arismunandar membuka kegiatan Benchmarking Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiah (Unismuh) Makassar, Senin (5/7/2021).

Acara yang mengambil tema Inovasi Kebijakan Tata Kelola Bencana Alam dan Alam Serta Penguatan Reseliensi Ekonomi Masyarakat Rawan Bencana di Kabupaten Majene di gelar di Ruang Pola Kantor Bupati Majene.

Sedikitnya ada 96 orang mahasiswa Unismuh angkatan 2015 -2018. Rencananya mereka akan melakukan berbagai kegiatan untuk menilai  kualitas kebijakan program dan strategi di OPD, khususnya pengambilan kebijakan pemerintah atas bencana alam yang terjadi di Majene beberapa waktu  lalu.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar, Dr Nuryanti Mustari S.IP M mengatakan, pihaknya membawa 12 dosen Ilmu Pemerintahan untuk mendampingi mahasiswa selama di Majene.

Kegiatan tersebut kata dia merupakan salah satu mata kuliah di semester genap..Menurut rencana, ada 10 OPD yang akan menjadi sasaran kegiatan mahasiswa dengan berbekal sub tema Kebijakan Tata Kelola Pemerintahan.

“Mereka telah belajar teori Kebijakan Pemerintah termasuk Relisiensi Ekonomi Masyarakat Rawan Bencana,” ujarnya.

Ketua panitia Alwi Ishar juga mengatakan bahwa seluruh peserta kegiatan benchmarking telah melalui swab tes anti gen dan telah dinyatakan negatif.

Wakil Bupati Arismunandar lebih jauh memberikan gambaran atas dua kecamatan yang terdampak gempa yaitu Ulumanda dan Malunda. “Karena skala yang cukup besar gempa tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tapi juga memakan korban jiwa dan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” ungkap Arismunandar.

Langkah kebijakan yang dilakukan Pemerintah Daerah, lanjut alumni IPDN ini telah banyak dilakukan. “Termasuk menyiapkan dan membenahi infastruktur hingga melakukan recofusing anggaran. Pemda Majene sudah melakukan banyak hal untuk penanganan korban gempa kemarin, termasuk saat kejadian gempa tersebut Pemda dengan sigap turun lokasi ,” ujarnya.

Kegiatan  yang berlangsung empat hari dari 4 hingga 7 Juli 2021 itu turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD yang menjadi lokus kegiatan mahasiswa di Majene yaitu Kadisdikpora, Kepala BKAD Majene, Kepala BPBD, Sekertaris Dewan, Kepala Badan Litbang, Kadis Kesehatan, Kadis Ketapang dan Kadis Sosial Majene.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.