TP PKK Majene Bangun Komunikasi Intens dengan Media dalam Membangun Daerah

  • 9 Jan 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 425
Gambar TP PKK Majene Bangun Komunikasi Intens dengan Media dalam Membangun Daerah

Mapos, Majene — Pembangunan daerah tentu tidak akan nampak jika tidak ditunjang dengan proaktif media sebagai sarana penyiaran dan edukasi kepada masyarakat.

“Terbangunnya sinergitas dan komunikasi yang intens antara PKK, Pemerintah Kabupaten dan Insan Pers akan menghasilkan pemerintahan yang baik,” tegas Ketua TP PKK Kabupaten Majene, saat ‘ngumpul bareng’ dengan pekerja jurnalistik Majene di salah satu cafe di Majene, Kamis (9/1/2020).

Ia bahkan paham betul, bahwa era sekarang ibarat sayur tanpa garam jika media tidak hadir dalam mengekpose program yang telah dijalankan. “Saya berharap agar semua program dikawal oleh media,” tegas Ny Hj Fatmawati Fahmi.

Disinggung soal hasil kerja PKK selama ini, Fatmawati Fahmi mengatakan, PKK adalah tim work yang secara bersama-sama menjalankan program PKK yang ada.

“Unsur sekretaris saja kita ada 3, dan punya fungsi masing-masing yang berbeda. Demikian juga dengan para ketua Pokja yang membidangi masing-masing program. Karena ini bukan organisasi perempuan, maka semua diberdayakan dalam masyarakat yang tentunya juga melibatkan laki-laki,” sebut Fatmawati.

Ia menyontohkan, untuk Pokja tiga sengaja ditempatkan laki-laki yaitu Rahman.

Hj Fatmawati juga mengapresiasi atas adanya pertemuan antara PKK dengan insan pers di Majene karena terbangun ruang untuk memberi pemahaman kepada masyarakat atas kerja PKK yang tidak terbatas hanya kepada tanggung jawab perempuan saja.

“Ada 10 program pokok PKK yang dibagi dalam Pokja yang tentunya bersinergi dengan OPD-OPD yang ada. Masalah PKK bukan hanya sekedar melaksanakan program dan tidak mengada-ada atau berjalan sesuai keinginan secara subyektifitas, melainkan dijalankan sesuai dengan payung hukum yang ada,” urai Fatmawati.

Lebih jauh dikatakan, pembina PKK di tingkat pusat adalah menteri dalam negeri, demikian pula dengan pembina ditingkat provinsi adalah gubenur dan seterusnya.

“Jadi apa yang dilombakan di pusat akan diteruskan ke daerah karena semua program pusat terkoneksi hingga ke daerah sampai ke desa, sehingga apabila kita tidak aktif maka akan ditayangkan lewat layar dalam pertemuan tingkat nasional,” kata Fatmawati.

Ia mengaku, TP PKK Kabupaten Majene sejak tiga tahun terakhir kerap mewakili Provinsi Sulbar ke tingkat nasional.

“Karena memang PKK Kabupaten Majene selalu mengikuti petunjuk pusat. Program Pola Asuh Anak dan Remaja yang penuh kasih sayang juga telah diraih Majene di tingkat nasional. Kenapa sampai hal itu bisa didapat? Karena kerja tim dan peran serta semua pihak dalam menyukseskan program PKK,” sebut Fatmawati Fahmi.

Dia berharap, dengan terbangunnya sinergitas PKK dengan wartawan di Majene akan menjadikan PKK semakin bisa menjalankan programnnya dengan baik.

(ipunk)