Tim Gugus Covid 19 Majene akan Perketat Perbatasan Antar Daerah

  • 28 Mar 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 648
Gambar Tim Gugus Covid 19 Majene akan Perketat Perbatasan Antar Daerah

Mapos, Majene — Menindak lanjuti surat edaran Gubernur Sulbar, Pemerintah Daerah Kabupaten Majene melalui Tim Gugus Covid 19 Majene akan menjadikan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Majene sebagai Posko Karatina Sementara (PKS).

Menurut Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Majene, Sabtu (28/3/2020), Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Majene di Lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur dijadikan PKS bagi warga Majene yang sedang dalam perjalanan dari luar Sulawesi Barat masuk ke Majene.

Mekanismenya, Petugas yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polres Majene dan TNI akan menghentikan kendaraan umum sebelum masuk ke area Kota Majene.

“Mereka akan menanyakan dan memeriksa warga Majene dari luar daerah yang baru akan masuk ke area dalam kota,” sebut Wakil Bupati Majene, Lukman Nurman.

Ia menjelaskan, sebelum masuk, yang bersangkutan terlebih dahulu harus diperiksa, apalagi kalau mengalami sakit harus melalui prosedur dan dikarantina.

“Kita sudah siapkan disini, ada tempat peristirahatan dan sebagai tempat karantina sementara. Sedangkan, staf Dishub kita arahkan bekerja di rumah,” ucapnya.

Sementara, Bupati Majene Fahmi Massiara yang meninjau langsung kesiapan PKS mengatakan, posko akan berfungsi ganda sebagai tempat istrirahat warga Majene dan pengecekan kesehatan.

“Hal tersebut harus dilakukan sebagai upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Majene. Jangan sampai ada warga Majene kembali ke daerah dalam keadaan sakit dan itu bepotensi untuk di curigai. Ini demi menjaga masyarakat Majene secara umum,” terangnya.

Posko karantina yang telah disipakan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti alat pemeriksaan kesehatan dan isolasi, tak ketinggalan dapur umum yang disediakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Majene.

Menurut rencana pemeriksaan warga Majene diperbatasan oleh tim akan dimulai pukul 06.00 – 22.00 Wita. Setelah itu akan ditutup total kecuali bagi kendaraan logistik yang menyuplai sejumlah kebutuhan pokok.

(ipunk)