Tim Blue Helmet Partai Gelora Obati Pengungsi Saat Pasien di Tenda Terpal dan Becek

0
126

Mapos, Mamuju — Situasi terkini pasca gempa Sulbar menunjukkan bahwa sebagian Kabupaten Majene dan Mamuju masih mati lampu. Pengungsi masih berkumpul di beberapa titik sepanjang Jalan Poros Majene-Mamuju. Sebagian kondisi pengungsian masih memprihatinkan.

“Jalur Majene-Mamuju terutama daerah Tappalang saat ini banyak titik longsor yang mengakibatkan kemacetan panjang. Alhamudillah armada Blue Helmet bisa tembus setelah tertahan selama kurang lebih 3 jam,” Jelas Sulfiadi, Jendral Lapangan Operasi Blue Helmet, belum lama ini.

Ia menceritakan, saat timnya mengalami kemacetan panjang di jalur Majene-Mamuju, Tim Medis Blue Helmet bertemu seorang wanita meminta tolong agar ibunya yang renta dan sakit akibat jatuh saat gempa segera diobati.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Tim dokter Blue Helmet langsung merespon panggilan itu. Dr Anwas Nuas Sp. N yang langsung turun mengobati dan memberikan obat-obatan yang dibutuhkan. Bagi kami  kondisi pasien sangat memprihatinkan, karena disaat itu mereka hanya bermodalkan selembar terpal  yang dijadikan atap dan tanpa dinding. Kondisi lantai penuh lumpur, becek dan banyak rumputnya sehingga makin membuat mereka tidak nyaman. Bayangkan, betapa menderitanya. Semoga perhatian kita bisa lebih maksimal untuk ini,” beber Sulfiadi.

Hingga berita ini tayang, satu unit Armada Pangan Blue Helmet Partai Gelora yang berisi logistik dan obat-obatan dikabarkan sudah berhasil masuk Kota Mamuju malam tadi.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.