Tersangka Dugaan Korupsi Dana APBD Sulbar Kembali Diperiksa

FB_IMG_1509356644257

Peresmian Mesjid Kejari di Matra oleh Kejati Sulselbar Jan S Maringka.

 

Mapos, Matra – Empat tersangka kasus dugaan korupsi dana APBD Sulbar tahun 2016 hari ini dijadwalkan kembali di periksa Kejati Sulselbar.

Hal ini dikemukakan Kepala Kejati Sulselbar Dr. Jan Samuel Maringka, SH, MH saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Kejari Kabupaten Mamuju Utara. Senin, (30/10/17) Siang.

Pemeriksaan ini dilakukan setelah keempat unsur Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat di tetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar tahun anggaran 2016 senilai Rp. 360 miliar.

Keempat unsur pimpinan ini diduga bertanggung jawab terhadap sejumlah penyimpangan proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Sulbar tahun anggaran 2016. Mereka itu adalah adalah, Ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara dan tiga wakil ketua DPRD Sulbar, Harun, Munandar Wijaya dan Hamzah Hapati Hasan.

Selain keempat tersangka, pemeriksaan saksi–saksi dalam dugaan kasus korupsi penyimpangan APBD 2016 terus dilakukan, terang Jan.

Ia mengatakan, pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi berkas keempat tersangka.

Saat disinggung adanya tersangka lain ia mengatakan, masih fokus kepada keempat tersangka.

“kita masih fokus kepada keempat tersangka,” terangnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, dari persidangan nantinya bila ada fakta-fakta yang terungkap itu akan kita tindak lanjuti lagi hingga tuntas, ucap Jan.

(joni)