
Mapos, Mamuju – Terkait penetapan empat pimpinan DPRD Sulbar, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sulselbar atas kasus dugaan tindak pidana korupsi APBD Sulbar 2016, Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PSI Sulawesi Barat Iswan Rajab ikut angkat bicara.
“Kami sangat menyesalkan tindakan Korupsi berjamaah yang dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Sulbar yang telah di tetapkan Kejati Sebagai tersangka, wakil rakyat adalah tumpuan dan harapan rakyat semestinya menjalankan amanah rakyat dalam mengelola dana dari rakyat, untuk kesejahteraan rakyat bukan menghianati rakyat”, Jelas Iswan. Sabtu (07/10/2017).
Ia berharap, ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat dalam menentukan wakilnya di DPRD ditahun-tahun mendatang dan mulai menentukan pilihannya nanti pada Pileg 2019 pada orang-orang yang dianggap tepat, bersih serta anti korupsi dan anti Intoleransi agar Sulbar kedepannya sepuluh kali lebih baik.
Bersama dengan Iswan, salah satu pengurus DPW PSI pun ikut angkat bicara Muh. Azdar Makkarana.
Ia mengatakan, terlalu sadis apa yang lakukan oleh oknum anggota DPRD Sulbar di usia provinsi yang masih berusia remaja dan baru-baru ini Provinsi Sulbar merayakan hari ulang tahunnya, Sulbar mendapatkan kado spesial yang memalukan dan memilukan.
Lanjut disampaikan, Sulbar yang dikenal sebagai Litaq Malaqbiq telah dinodai oleh adanya kasus korupsi yang dilakukan wakil rakyat.
“Seharusnya semua karakter Malaqbiq harus dimiliki oleh wakil rakyat bukan malah menodai litaq Malaqbiq”, ujar Azdar.
(usman)






