Terbukti Membunuh, Kakek Uzur Divonis 14 Tahun Penjara

  • 27 Feb 2019
  • Hukum
  • R Fajar Soenoe
  • 543
Gambar Terbukti Membunuh, Kakek Uzur Divonis 14 Tahun Penjara

Mapos, Majene – Abdul Muis alias Cabang (62) hanya bisa tertunduk pasrah ketika majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Majene memvonis dirinya 14 tahun penjara, Rabu (27/2/2019).

Warga Maliaya Kecamatan Malunda ini dinyatakan terbukti bersalah karena melakukan pembunuhan terhadap seorang perempuan bernama Mastura (40).

Setelah menghabisi nyawa Mastura, Abdul Muis kemudian melarikan diri dan oleh tim gabungan Reskrim Polres Majene dan personel Polsek Malunda berhasil mengamankan pelaku pada Selasa 9 Oktober 2018.

Sehari setelah membunuh, Abdul Muis ditangkap saat sembunyi di kebun kakao, Dusun Tajimane Desa Taang Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju oleh Satuan Reskrim Polres Majene dan Polsek Malunda tanpa perlawanan.

Juga diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi saat korban Mastura tengah duduk santai di depan rumahnya bersama Irwan yang tak lain anak kandung korban.

Irwan mengaku saat itu, ia disuruh oleh ibunya ke bengkel tak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba pelaku AM datang dengan membawa sebilah parang yang sudah terhunus.

Kaget dengan kedatangan pelaku yang membawa parang, korban memilih lari. Melihat korban berusaha kabur, pelaku semakin beringas dan mengejar korban hingga masuk ke dalam rumahnya.

Korban berusaha meloloskan diri dari kejaran AM dengan jalan lewat pintu belakang. Sambil berlari menuju samping kiri rumahnya menyusuri bahu jalan sejauh 100 m, akan tetapi pelaku AM tetap memburu, sehingga Mastura terjatuh.

Saat itulah AM memarangi Mastura. Akibatnya, Mastura menderita luka pada lengan kiri, robek pada siku kanan, luka robek pada leher bagian belakang.

Melihat ibunya diparangi, Irwan kemudian mengambil batu dan melempari tersangka.

Namun, tersangka balik mengancam dan mengacungkan parang kepada Irwan.

Mendengar ada keributan, warga masyarakatpun berdatangan.

Sadar akan hadirnya warga, pelaku kemudian melarikan diri.

Sayang, nyawa korban tidak tertolong saat dilarikan ke Puskesmas Malunda.

Majelis hakim yang diketuai Moh. Fauzi Salam memvonis terdakwa lebih ringan dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Asben Awaluddin yang menuntutnya 16 tahun penjara dan membebaskan terdakwa dari pengenaan pasal pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam pasal 340 KUHPidana.

Terdakwa di putus oleh majelis hakim sesuai dengan Pasal 338 KUHPidana

Terdakwa Abdul Muis alias Cabang Bin Lajera tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primer;

Membebaskan Terdakwa dari dakwaan tersebut;

Menyatakan Terdakwa Abdul Muis alias Cabang Bin Lajera tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 14 (empat belas) tahun penjara.

(ipunk)