Sufyan Ilbas : Protokol Berbeda dengan MC

  • 24 Feb 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 401
Gambar Sufyan Ilbas : Protokol Berbeda dengan MC

Mapos, Majene – Masih banyak masyarakat sekarang menilai bahwa fungsi protokol sama dengan master of ceremony (MC), padahal peran dan fungsinya berbeda.

Demikian diungkapkan Sufyan Ilbas – Kasubag Protokoler Sekretariat Pemkab Majene kepada Mamujupos.com usai mengikuti acara Sosialisasi dan Pelatihan Keprotokolan Negara dan Kekonsuleran di Hotel The Rinra Makassar, Sabtu (23/2/2019) kemarin.

Acara yang diikuti oleh seluruh protokol se Indonesia itu menghadirkan narasumber utama Dirjen Protokol dan Konsuler sekaligus selaku Kepala Protokol Negara Doktor Andri Hadi.

Ada pun pemateri lain diantaranya Sekretariat Wapres – Robby J. Prihana dengan membawakan materi mengenai Pengaturan Pelayanan Keprotokan dan MC Keprotokolan, dari Kemendagri – Gentur Heru Anggoro, S.STP membawakan materi Etika Protokol, Direktur Fasilitas Diplomatik Kemenlu – John J. Boestami membawakan materi kekonsuleran terkait mekanisme online pembuatan Paspor Dinas dan Exit Permit.

Sementara Pemerintah Kabupaten Majene mengirim utusan diantaranya Kabag Humas Pemkab Majene Yusuf Ali, Kasubag Protokol Setda Majene Sufyan Ilbas, S. Sos, MM, Staf Protokol Majene – Nurfadilah Kasim, SE, Nana Marlina, Andi Isra dan utusan
Sekretariat DPRD Majene – Ardiansyah, SE dan Whana.

Sedangkan dari Provinsi Sulbar, cuma 3 kabupaten yang diutus yaitu Kabupaten Majene, Kebupaten Mamasa dan Kebupaten Mateng serta dari utusan Provinsi Sulbar.

Menurut Sufyan Ilbas, acara ini sangat bermanfaat bagi para protokol karena akan menjadi pedoman dan petunjuk dalam menjalan Tupoksinya selaku protokol di kabupaten. Protokol dituntut untuk selalu dapat berinovasi dilapangan.

“Termasuk sebagai pengatur dalam setiap acara pemerintah, entah itu acara formal maupun acara non formal,” ucap Sufyan Ilbas.

Kebutuhan akan protokol dewasa ini sangat dirasakan, katanya karena sukses tidaknya suatu acara dapat ditentukan oleh kesigapan dari para protokol, terutama bila menghadirkan para pimpinan dari kabupaten itu sendiri.

“Namun kadang kala orang masih salah kaprah dengan tugas protokol, karena selalu mengidentikkan kalau protokol sama dengan MC, padahal itu sangat berbeda,” tegas Sufyan Ilbas.

Ia menyebut, banyak ilmu tambahan yang telah mereka dapatkan selama mengikuti kegiatan.

“Insya Allah akan kami terapkan pada setiap momen acara yang dilaksanakan di kabupaten,” akunya seraya berucap terima kasih kepada pihak Kementerian Luar Negeri RI yang telah membuat acara ini.

“Semoga kedepannya masih ada lagi kegiatan yang serupa dilaksanakan,” tandas Sufyan Ilbas

(ipunk)

caleg sulbar no 23
caleg sulbar no 27
caleg sulbar no 39
caleg sulbar no 42