Soal Kasus Pencurian, Ini Kata GM Hotel d’Maleo

0
111

Mapos, Mamuju – Manajemen hotel d’Maleo & Convention Mamuju mengklarifikasi terkait kasus pencurian yang dilakukan cleaning service nya pada tamu hotel. Tindak melanggar hukum ini dinilai fatal dan tidak dapat ditoleransi.

“Kepada tamu siapapun, kami tidak akan mentoleransi sikap itu. Terlebih pada tamu penting seperti KPK. Kami akan menindak tegas dan melakukan pemecatan. Kami sudah serahkan kasus ini ke jalur hukum,” tutur GM hotel d’Maleo & Convention Mamuju Arief Budi, kepada mapos.com melalui telepon, Jumat (16/03/2018).

Diakui, saat kejadian dia sedang berada di di Jakarta. Mengikuti gathering dalam rangka rencana soft opening Maleo Town Square Mall and Hotel.

“Sebenarnya kami punya SOP internal. Jika ada kasus seperti ini, kami akan proses dulu dan tidak membuahkan hasil, baru dilaporkan ke polisi,” katanya.

Hotel d’Maleo & Convention Mamuju
https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Budi menyesalkan sikap yang dilakukan pelaku IR. Sebab menurutnya, fasilitas dari hotel untuk karyawannya sangat memadai. Bahkan untuk pendapatan, jauh melebihi UMR. Manajemen hotel, lanjutnya, mengikutkan semua karyawannya pada program BPJS Ketenagakerjaan.

“Dan untuk kesehatan, kami ikutkan para karyawan di BPJS Kesehatan dan Asuransi Inhealth. Kami pun punya koperasi karyawan dan sudah mampu memberikan pinjaman hingga Rp20 juta. Belum lagi fasilitas perumahan yang mereka dapatkan. Saat ini sudah clear 15 karyawan. Menyusul 20 karyawan lagi sedang proses mendapatkan rumah,” tuturnya.

Manajemen hotel pun intens menggelar pertemuan general karyawan. Dimana semua karyawan bisa menyampaikan saran, pendapat bahkan keluhan.

Diungkapkan, hotel d’Maleo Mamuju dilengkapi dengan banyak CCTV. Totalnya kurang lebih 100 buah. Dan dalam  tahap kajian untuk menambahx CCTV di seluruh meeting room.

Selain itu, kamar hotel pun dilengkapi dengan key card yang dapat mendeteksi waktu dan person yang mengakses kunci itu tersebut.

“Untuk CCTV di seluruh meeting room ini masih kami kaji sebab menyangkut privasi yang mengadakan pertemuan,” kuncinya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.