Selama Rakor, Pemkab Majene Selalu Terapkan Physical Distancing

  • 15 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 264
Gambar Selama Rakor, Pemkab Majene Selalu Terapkan Physical Distancing

Mapos, Majene — Tekad kuat pemerintah daerah Kabupaten Majene dalam memutus penyebaran Covid-19 terus dilakukan.

Bahkan, dalam setiap pertemuan atau rapat dengan melibatkan banyak orang, oleh pemerintah setempat selalu mengatur jarak orang perorang atau physical distancing.

Selain menerapkan physical distancing, oleh Pemkab juga tidak mengizinkan peserta untuk ikut rapat jika tidak menggunakan masker.

Seperti pada Rapat Koordinasi (Rakor) antara Bupati Majene Fahmi Massiara dengan para lurah se Kabupaten Majene di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (15/04/2020)

Nampak Fahmi Massiara didampingi Kepala BKAD Kabupaten Majene, Kasman Kabil tengah memimpin Rakor terkait pengalokasian dana kelurahan yang akan digeser untuk kepentingan percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Majene.

Menurut Fahmi, untuk kegiatan yang tidak urgen di Kelurahan supaya digeser ke bantuan sosial.

Ia mengatakan, pergeseran anggaran sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 19/PMK.07/2020 tentang Penyaluran Penggunaan DBH, DAU, DID Tahun Anggaran 2020 dalam Rangka Penanggulangan Covid-19.

“Saya menginstruksikan pemotongan anggaran dana kelurahan yang diambil dari anggaran pemberdayaan untuk menutupi program sosial yang akan diterima oleh masyarakat yang tidak tercover dari bantuan pemerintah pusat,” tegasnya.

Sejumlah kegiatan yang akan geser itu antara lain pelatihan-pelatihan dan kegiatan lain yang tidak begitu penting dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

(ipunk)