Sekprov Sulbar Buka FGD ERI

Mapos, Mamuju — Focus Group Discussion (FGD) Eksekusi Realisasi Investasi (ERI) Timur Provinsi Sulbar, berlangsung di Hotel Pantai Indah, Jl. Badau No. 25 Rimuku Mamuju, Selasa 8 November 2022. Kegiatan itu dibuka Sekprov Sulbar, Muhammad Idris.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris berharap, melalui FGD yang tentunya ingin mencoba menyelesaikan berbagai masalah terutama yang dialami di Sulbar, dapat terbantu mengidentifikasi masalah-masalah secara objektif.

“Saya mengapresiasi atas rancangan untuk menemukan lebih jauh permasalahan- permasalahan mengenai pengembangan investasi di Sulbar,”kata Idris dalam sambutannya

Disebutkan, yang sangat dibutuhkan adalah spesifik Sulbar di bidang pangan, sebab hal itu bisa menjadi pintu masuk untuk Kementerian agar bisa mendorong dan memperkuat Sulbar menjadi salah satu identitas pemerintahan yang bisa berdaya saing.

Idris menekankan, yang harus dilakukan kedepan adalah bagaimana membuat Sulbar menjadi salah satu daerah yang memiliki opportunity (peluang) yang besar, terutama berkaitan dengan keberadaan daerah sebagai salah satu penyangga ekonomi di Ibu Kota Negara (IKN).

“Yang menjanjikan kedepan yaitu bagaimana Sulbar menjadi unit pemerintahan yang bisa menjadi penyangga IKN, sebab Kalimantan belum tentu bisa menyuplai semua kebutuhannya terutama pangan dan kebutuhan material,”ucap Idris

Dia menambahkan, secara umum pertumbuhan ekonomi di Sulbar masih dangat melambat, tetapi penyebab yang paling utama adalah tingkat ketergantungan terhadap rantai nilai pasok atau proses bisnis.

Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi mengatakan, dengan adanya investasi sekelompok masyarakat yang tidak setuju akan diberikan pemahaman mengenai tujuan investasi tersebut.

“Investasi tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi untuk kesejahteraan rakyat itu yang paling utama,”tandas Suraidah.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...