Satu Lagi Pelaku Curanmor Dibekuk Polres Mamuju

Satu Lagi Pelaku Curanmor Dibekuk Kepolisian Polres Mamuju

Satu Lagi Pelaku Curanmor Dibekuk Kepolisian Polres Mamuju

Mapos. Mamuju – Satu lagi pelaku kasus pencurian motor (curanmor) berhasil dibekuk unit khusus resmob Polres Mamuju.

Kasus curanmor di kota Manakarra (sebutan Mamuju) tergolong tinggi, bahkan kepolisian sampai membentuk tim khusus untuk dapat menangkap para pelaku curanmor.

Belum lama ini, petugas melakukan penyelidikan terkait dengan laporan pencurian motor, LP/255/VIII/2017 tgl 17 Juli 2017 pelapor An. AW (Sepeda motor Honda Supra FIT DC 2748).

Hal ini disampaikan Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan, SIK,MH.

Menurutnya, setelah dilakukan pengembangan terkait kasus ini, akhirnya Unit Resmob Reskrim Mamuju mendapatkan petunjuk, kepolisian pun berhasIl mengamankan seorang pria berusia 25 tahun, inisial AM, warga Kelurahan Tadui, Kecamatan Mamuju, pada hari kamis (21/09/2017) sekitar pukul 12.00 WITA.

AM diduga selaku pelaku curanmor dan sekaligus penadah hasil kejahatan dari beberapa sepeda motor di Wilayah hukum Polres Mamuju.

Pelaku ditangkap dan diamankan pada hari kamis, 21 September 2017 sekitar pukul 12.00 Wita dengan membawa dan menguasai 2 (Dua) kendaraan sepeda motor Honda balade. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku tidak bisa menunjukkan data kendaraan bermotor yang dibawanya, dan mengaku telah mengambil motor tersebut dari JF dan AR, ucap Mohammad Rivai Arvan.

Sesuai Laporan, modus pencurian sepeda motor dengan cara pelaku JF,  AR dan SR berboncengan 3 keliling-keliling dalam kota Mamuju, melihat ada sepeda motor selanjutnya salah satunya JF turun dan mendorong sepeda motor ketempat yg lebih aman, kemudian AR mengendarai sepeda motor tersebut lalu dibawa kerumah AM, selanjutnya sepeda motor dijual ke Kabupaten lain dan ada beberapa TKP lain AM ikut atau turut dalam pencurian tersebut.

Dari pengakuan dari JF dan AR bahwa sudah sekitar 8 (delapan) unit sepeda motor telah diambil oleh AM dan telah dijual ke Kabupaten lain.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap AM, AM membenarkan keterangan dari JF dan AR dan mengamanakan 4 (empat) Unit sepeda motor Honda Blade yg kuasai oleh AM , dari pengakuannya 5 (lima) unit sepeda motor lagi telah di jual kepada FR, Kata Mohammad Rivai Arvan.

Dari hasil pengembangan penangkapan pelaku, jajaran Satreskrim Polres mamuju diperoleh empat unit kendaraan sepeda motor tanpa dilengkapi identitas.

Atas perbuatannya melakukan tindak pidana curanmor, tersangka AM dijerat pasal 363 atau pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman pidana selama 7 tahun penjara.

(usman)