Saat Berkunjung ke OPD, Sekprov Idris: ASN Malas dan Tidak Disiplin

Gambar Saat Berkunjung ke OPD, Sekprov Idris: ASN Malas dan Tidak Disiplin

Mapos, Mamuju – Usai dilantik sebagi Sekretaris Provinsi pada Selasa (13/11/2018), di hari keduanya bertugas, Muhammad Idris langsung melakukan kunjungan ke masing-masing OPD lingkup Sulbar, seperti BKD, BPKPD, BPSDM, Biro Pemerintahan, Badan Kesbang Pol, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Ketahanan Pangan.

Dirinya mengatakan, apa yang dilakukan tersebut bukan sidak. Ini merupakan kunjungan untuk memastikan bagaimana suasana kerja dari para ASN.

“Saya hanya ingin memastikan suasana kerja ASN. Jadi, ini kunjungan bukan sidak. Saya katakan seperti itu sebab bukan lagi eranya membangun asumsi sidak ketika mendatangi OPD,” kata Idris. Kamis, (15/11/2018).

Idris tercengang melihat hampir seluruh OPD yang dikunjungi sebagian besar ASN nya tidak berada di tempat, disaat jam kerja.

Selain itu, juga ditemukan beberapa ruang kerja tidak memadai, bahkan terkesan sumpek serta beberapa plafon ruangan rusak.

Atas kondisi seperti itu, dirinya sangat prihatin terhadap hal tersebut, sebab tidak representatif sebagai tempat kerja.

“Saya merasa kaget, karena beberapa tempat kerja yang saya lihat tidak ada yang reprsentatif, bukan hanya sempit, tapi cara penataan ruangan yang kurang memadai, seperti arsip-arsip yang disusun tidak sesuai proporsinya dan lainnya,” terang Idris .

Kalau sudah seperti itu, akan sangat berpengaruh terhadap cara kerja ASN dan dapat menghasilkan kinerja yang kurang baik.

“Kalau suasana kerjanya tidak bagus, maka sulit untuk melahirkan hasil kerja yang baik,” ucap Idris.

Untuk ASN yang tidak berada ditempat, Idris menyatakan, hal itu merupakan indikasi bahwa ASN itu tidak disiplin.

“Banyak saya lihat tidak berada ditempat. Jadi ini suatu indikasi kalau mereka disiplinnya memprihatinkan, sebagaimana yang disinyalir semua pihak kalau ASN disini tidak disiplin kerja dan tidak masuk kantor,” ungkapnya.

Menyinggung adanya informasi dari BKD Sulbar, terkait jumlah ASN yang tidak masuk kantor berdasarkan data per Agustus berkisar 75 persen dan yang jarang masuk berjumlah 25 persennya. Idris menegaskan, ASN yang rajin masuk kantor bukan berarti sudah disiplin, sebab bisa jadi tidak disiplin kerja.

“Disiplin hadir dan disiplin kerja itu beda, sehingga disiplin bukan hanya kehadiran saja, tapi juga dapat melakukan tugas-tugas secara rutin,” pungkasnya.

Menyikapi persoalan itu, dirinya berencana akan membuat kerangka strategis dalam menyelesaikan permasalan kedisiplin ASN, dimulai dari pimpinannya sampai ke staf.

“Banyaknya bawahan yang tidak disiplin, berarti ada implikasi ke pimpinannya. Itu kita akan selesaikan sesuai aturan yang ada,” ujarnya.

Foto/Istimewa

Dalam Kunjungannya, Sekprov Sulbar Muhammad Idris didampingi Asisten Bidang Administrasi Djamila, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Muzakkir Kulasse, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Muhammad Hamzih.

(fitri)