Ruhut, Korban Penganiayaan Oknum Polisi Temui Kapolres Mamuju

Mapos, Mamuju – Kapolres “Metro” Mamuju, AKBP Moh. Rivai Arvan dikunjungi korban penganiayaan diruang kerjanya. Sekaligus Kapolres meminta keterangan dari Ruhut (30) yang diduga dianiaya oknum Polisi di Kalukku.

Kedatangan korban untuk menuntaskan kasus penganiayaan yang dialaminya.

Selain meminta keterangan langsung pada korban Kapolres juga akan meminta data-data pendukung. Keterangan korban akan dipakai sebagai pelengkap berkas acara pemeriksaan (BAP).

“Kedatangan korban ini untuk kepentingan proses hukum penganiayaan yang dialaminya.

Korban Penganiayaan Temui Kapolres Mamuju.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H. membenarkan hal tersebut. Rivai mengatakan, saat ini Pihaknya tengah mengusut kasus ini dan akan di proses tuntas berdasarkan hukum yang berlaku.

“Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum polisi di kalukku dan pemilik dekorasi panggung terhadap korban Ruhut saat ini Sat Reskrim Polres Mamuju telah melakukan Penyidikan atas Kasus Ini”, kata Rivai.

Rivai juga menjelaskan, akan menindak tegas semua pelaku tanpa tebang pilih. Namun apabila ada pembicaraan atau langkah yang dilakukan oleh kedua belah pihak diluar proses hukum, maka pihaknya tetap memberikan kesempatan.

“Saya akan menindak tegas semua pihak yang terlibat, termasuk oknum polisi tersebut tanpa tebang pilih. Namun saya tetap memberikan kesempatan apabila ada Upaya atau pembicaraan lain dari kedua belah pihak, Itu namanya proses sosial dan wajib kita hormati hal tersebut,” terang Rivai

Kapolres Mamuju juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik akun @Muh Gufran Padjalai yang telah membantu Pihak kepolisian khususnya Polres Mamuju dalam menyampaikan permasalahan yang telah terjadi sehingga kasus tersebut dapat dengan cepat ditangani oleh Pihak Kepolisian.

(toni)

Baca Juga