Ruas Jalan Trans Sulawesi di Pamboang Nyaris Terputus, Digerus Abrasi

Gambar Ruas Jalan Trans Sulawesi di Pamboang Nyaris Terputus, Digerus Abrasi

Mapos, Majene — Akibat hujan terus menerus mengguyur Kabupaten sejak Sabtu (11/01/2020) kemarin membuat sejumlah titik ruas jalan terhalang.

Salah satu adalah tubuhnya penahanan tebing Kantor Pengadilan Agama Majene di Jenderal Sudirman dan abrasi di ruas jalan trans Sulawesi tepatnya di Rewata’a Kecamatan Pamboang.

Mendapat laporan masyarakat, Bupati Majene Fahmi Massiara beserta Ketua PMI Kabupaten Majene, Ny Fatmawati Fahmi langsung menuju ke lokasi tempat-tempat kejadian.

Kepada wartawan di Rewata’a, Fahmi mengatakan, apa yang terjadi saat ini adalah prediksi BMKG kemarin yang menyatakan akan terjadi angin kencang yang namanya angin Monsum dan akan melintas di wilayah Sulawesi Selatan dan tidak tertutup kemungkinan melintas ke Sulawesi Barat.

“Kejadian ini diprediksi adalah bagian dari perkiraan BMKG yang juga berdampak pada sejumlah kejadian yang tidak terduga di Kabupaten Majene. Ini ditandai dengan turunnya hujan terus menerus dan angin kencang, sehingga menyebabkan beberapa wilayah longsor dan jalan yg tertutup lantaran pohon tumbang dan juga meluapnya air sungai. Kejadian ini cukup meresahkan masyarakat, sehingga pemerintah dalam hal ini harus secara responsif menyikapi,” terang Fahmi Massiara.

Namun, Ia mengaku belum ada laporan resmi dari BPBD dan instansi terkait berapa kerugian materil yang dialami masyarakat atas kejadian ini.

“Mungkin sebentar sore laporannya sudah ada. Tapi, kami bersama unsur terkait langsung ke lapangan setelah mendapat laporan masyarakat,” tandasnya.

(ipunk)