Reskrim Polres Mamuju Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Jumran

1506610631-picsay

Reskrim Polres Mamuju Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Jumran

Mapos. Mamuju – Pihak kepolisian melakukan rekonstruksi atau reka ulang pembunuhan terhadap jumran.

Rekonstruksi itu diawali dari tersangka MA dan RA sedang asik meminum minumam keras jenis Ballo di kediaman Enccung bersama Kalmayanto, Eccung, Nawir, Olan dan Aco.

Rekonstruksi tersebut diawali dengan pembicaraan di teras rumah antara Jumrah dengan kedua pelaku yakni MA dan RA hingga terjadi ketersinggungan.

Dalam rekonstruksi itu, RA dan MA memperagakan cara mengeluarkan badik dan mengejar korban hingga kelapangan bola serta memperagakan cara kedua tersangka menusuk hingga korban tersungkur tak berdaya. MA menikam sebanyak 2 kali dibagian dada, sedangkan RA menikam 2 kali dibagian perut.

Dalam rekontruksi itu, setelah kedua pelaku menikam korban, keduanya berlari menuju lahan kelapa sawit untuk bersembunyi.

Proses rekonstruksi tersebut dipimpin Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Mamuju AKP Jamaluddin yang memimpin penangkapan kedua tersangka.

Sebelumnya, pada tanggal 19 Agustus 2017 sekitar pukul  17.00 Wita, Jumrah (Korban), bersama kedua pelaku MA dan RA sedang asik meminum minuma beralkohol jenis Ballo dikediaman Eccung bersama Kalmayanto, Eccung, Nawir, Olan dan Aco di Salugatta Kecamatan Budong-budong Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Akibat pengaruh alkohol, ada pembicaraan yang membuat kedua Pelaku tersinggung hingga terjadi penikaman terhadap korban Jumran.

Usai melakukan penikaman, pelakupun lari. Akibat dari peristiwa itu, korban dibawah ke Puskesmas Salugatta dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Jamaluddin, tujuan rekontruksi ini untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang terjadinya tindak pidana pembunuhan dan untuk menguji kebenaran keterangan tersangka atau saksi sehingga dengan demikian didapat keterangan tentang benar tidaknya tersangka tersebut sebagai pelaku yang akan dituangkan dalam Berita Acara Rekonstruksi. Kamis (28/09/2017).

Adapun pasal yang disangkakan yakni Pasal 170 ayat 2 ke 3 Sub pasal 338 KUHPidana.

(usman)