RAPBD Mamasa Diterima Untuk Dibahas di DPRD

  • 23 Nov 2019
  • Mamasa
  • Sudirman Al Bukhori
  • 116
Gambar RAPBD Mamasa Diterima Untuk Dibahas di DPRD

Mapos, Mamasa — Polemik pembahasa KUA-PPAS antara banggar DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Mamasa, kini berakhir.

Hal tersebut dibuktikan setelah diterimanya Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mamasa tahun 2020, dalam rapat paripurna DPRD dan pandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan yang diajukam eksekutif.

Rapat digelar di Gedung DPRD mamasa, Kamis, (20/11/2019) dihadiri oleh tujuh fraksi dari jumlah delapan fraksi di DPRD. Hanya satu fraksi yang tidak hadir yakni Hanura.

Disampaikan oleh Ketua DPRD Mamasa Orsan Soleman B, bahwa Ketidak hadiran fraksi Hanura karena sementara menghadiri Rapat Pimpinan Nasional partai Hanura di Jakarta.

Dalam nota Keuangan yang dipaparkan oleh wakil Bupati Mamasa Marthinus Tiranda menyebutkan pendapatan Daerah tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp. 1.051.714.379.801,14

Marthinus juga menanggapi soal pembahasan KUA-PPAS yang sempat menjadi polemik antara Banggar DPRD dengan TAPD. Namun Marthinus menyatakan hal itu bukanlah sebuah polemik, tetapi dinamika dalam proses politik.

“Bukan juga karena ketidak pahaman oleh DPRD soal aturan, tetapi terkadang aturan baru yang lambat diterima,” kata Marthinus.

Dengan demikian, pihaknya mewakili pemerintah Daerah menyatakan terima kasihnya kepada lembaga DPRD sebab RAPBD dapat diterima dan selanjutnya di bahas DPRD.

Sementara itu, Orsan Soleman B yang memimpin rapat, menyatakan setelah diterimanya Nota Keuangan dari pihak eksekutif ini, maka pihaknya akan segera melanjutka dengan pembahasan oleh Banggar dan TAPD untuk selanjutnya dituangkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD tahun 2020.

Ditargetkan, pembahasan RAPBD ini akan selesai selambat-lambatnya pada tanggal 30 November 2019.

(anis)