Puluhan Tenaga Kontrak di Mamuju Terancam Tidak Terima Insentif

  • 20 Okt 2020
  • Mamuju
  • R Fajar Soenoe
  • 162
Gambar Puluhan Tenaga Kontrak di Mamuju Terancam Tidak Terima Insentif

Plt. Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamuju, Rusdianto

Mapos, Mamuju — Sedikitnya 58 orang tenaga kontrak daerah pada Dinas Transmigrasi dan Tenagakerja Kabupaten Mamuju terancam tidak terima insentif lantaran tidak tersedianya anggaran untuk itu mulai bulan Juli 2020 hingga akhir Desember 2020 mendatang.

Plt. Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamuju, Rusdianto ketika dimintai tanggapannya mengaku, bahwa ia sudah melakukan upaya pengajuan insentif para tenaga kontrak di dinasnya sejak awal Oktober 2020 lalu.

“Kita sudah melakukan konfirmasi dengan Kepala BPKAD tentang pembayaran gaji kontrak, karena menurut ketua DPRD, itu dianggarkan masing-masing OPD,” kata Rusdianto, Selasa (20/10/2020).

Dikatakan, untuk pembayaran gaji kontrak mulai bulan Juli, Agustus, September dan terakhir Oktober belum dibayarkan, disebabkan karena uang di Kasda belum ada. sehingga tidak dapat dibayarkan.

Rusdianto menjelaskan, seperti yang disampaikan oleh ketua DPRD Kabupaten Mamuju bahwa anggaran penggajian tenaga kontrak daerah dianggarkan oleh masing-masing OPD.

“Itu memang benar bahwa OPD menganggarkan, tapi setelah bermohon ke keuangan ternyata uangnya tidak tersedia di keuangan untuk dibayarkan. Jadi kita ini OPD sudah bermohon ke keuangan karena kami anggarkan, tapi ternyata di keuangan tidak tersedia uang karena keuangan juga bukan pencari uang, dia hanya pembayar,” tuturnya.

“Kalau di kantor saya sudah di bayar bulan Juni, berarti yang sisa belum, Juli, Agustus, September Oktober, sudah empat bulan tidak dibayar dan kami sudah konsultasikan kekeuangan tapi belum ada uang,” tambah Rusdianto.

(edo/fjr)