Produk Pisang Lokal Majene Dapat Hak Paten

  • 1 Mar 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 153
Gambar Produk Pisang Lokal Majene Dapat Hak Paten

Mapos, Majene – Salah satu jenis pisang lokal Kabupaten Majene bernama Loka Pere sudah mendapat hak paten dari pusat.

Hal ini ditegaskan Bupati Majene Fahmi Massiara dalam acara penyerahan bantuan dan sekaligus peresmian Aula Kantor Desa Adolang di Lapangan Desa Adolang, Kecamatan Pamboang, Jum’at (1/3/2019).

Bupati Majene Fahmi Massiara dihadapan Kadis PMD – Amriana Chaerani, Kadis Pertanian – Burhan, Kadis Koperindag – Hasdinar, Camat Pamboang – Irhamniah, Kades Adolang – Sukiman dan Warga Adolang sekitar 200 orang menyebut, petani harus terbiasa dengan tanaman jangka pendek.

Salah satau spesifikasi tanaman jangka pendek yang diakui pusat katanya adalah Loka Pere.

“Jenis ini sudah mendapatkn hak paten dari pusat. Banyak masyarakat yang telah menjadikannya keripik. Masih ada tanaman petani lainnya yang bisa diolah menjadi keripik semisal keripik singkong, pisang, nangka dan sebagainya,” jelas Fahmi Massiara.

Untuk bisa membuat supaya mendapat kualitas sesuai standar mutu katanya, petani sebaiknya konsultasi ke Dinas Pertanian.

“Maksudnya supaya hasil produksi petani dapat bersaing dengan produk sejenis. Kedepannya bisa dijual di toko retail yang ada di Majene dan bahkan keluar daerah,” ujar Fahmi Massiara.

Hasil pertanian lain yang bakal meningkatkan taraf hidup masyarakat petani Majene lanjut Fahmi adalah jagung.

“Sekarang, Pemkab Majene sudah menyiapkan bibit jagung yang cukup banyak. Sekiranya ada warga atau kelompok tani disini yang ingin memanfaatkan, disilakan berhubungan dengan Dinas Pertanian,” kata Fahmi Massiara.

Dia berharap, masyarakat Adolang dapat menggunakan bantuan pemerintah secara baik demi terciptanya masyarakat sejahtera.

(ipunk)

caleg sulbar no 23
caleg sulbar no 27
caleg sulbar no 39
caleg sulbar no 42