Polresta Mamuju Bahu Membahu Bersama Tim Terkait Evakuasi di Reruntuhan Pasca Gempa

0
81

Mapos, Mamuju – Kepolisian Resort Kota Mamuju ( Polresta ) Mamuju bersama Sar Brimob Polda Sulbar, Sar Sabhara Polda Sulbar, BPBD Kabupaten Mamuju dan sejumlah relawan lakukan evakuasi untuk membebaskan warga dari reruntuhan bangunan akibat gempa bermagnitudo 6,3 Sr yang terjadi pada Jumat (14/01/2021) pukul 02.28 Wita dini hari

Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar, SH, S.IK bersama personil Polresta Mamuju mengevakuasi korban di RS Mitra Manakarra Jalan Pongntiku, Kabupaten Mamuju yang ambruk dan hancur akibat gempa

“Astagfirullah, ada perawat dan warga korban terjebak dalam reruntuhan bangunan Rumah Sakit Mitra Manakarra yang roboh, di Mamuju, masih ada suara teriakan minta tolong dari dalam gedung yang runtuh, sehingga kita fokus menyelamatkan,” ucap Kombes Pol Iskandar

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Seluruh pihak saat evakuasi korban yang terjebak sangatlah membantu, sehingga seluruh korban baik yang meninggal maupun yang masih hidup dapat diselamatkan

Selain rumah sakit, sejumlah kantor pemerintah dan pemukiman warga di Kota Mamuju juga mengalami kerusakan berat akibat gempa

Gempa Mamuju dengan episentrum pada kedalaman 10 kilometer terletak enam kilometer Timur Laut Majene 2.98 LS-118.94 BT juga membuat ratusan warga Mamuju mengungsi

Kombes Pol Iskandar mengatakan, berdasarkan laporan BNPB Pusat, Sabtu (16/01/2021) hingga pukul 11.10 WIB dilaporkan saat terjadi gempa di awal-awal ditemuakan delapan orang meninggal dan 637 orang luka-luka, namun belum diketahui jumlah pastinya

“Saat ini kita masih fokus pencaharian, sambil kita membuka posko di kantor Polresta Mamuju untuk menerima laporan atau aduan masyarakat, kita juga lakukan patroli keliling, dengan tujuan memonitor kedaan pasca gempa,” ujarnya

Ia menceritakan, saat gempa terjadi pada Jum’at subuh pukul 02.28 Wita, jaringan listrik di Mamuju padam dan komunikasi seluler tidak stabil, sehingga menimbulkan kepanikan warga. Akibatnya, tiba-tiba Mamuju menjadi ramai dengan banyaknya masyarakat yang lalu lalang berlarian mencari tempat aman.

Selain itu, terdapat juga beberapa titik longsor yang terjadi di sepanjang jalan poros Kabupaten Majene hingga Kabupaten Mamuju. “Diharapkan kepada masyarakat agar tidak panik dan mengamankan diri ke daratan tinggi serta tetap waspada,” tutup Iskandar.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.