Polman Siaga 1 Covid-19, Sekda: Berharap Kabupaten Pasangkayu Melakukan Kebijakan yang Sama

Gambar Polman Siaga 1 Covid-19, Sekda: Berharap Kabupaten Pasangkayu Melakukan Kebijakan yang Sama

Mapos, Polman – Pemkab Polman mengambil sikap tegas terhadap upaya mencegah pandemi Corona Virus Desease (Covid) 19 dengan menetapkan siaga 1 . Mulai hari ini diberlakukan pembatasan pergerakan orang dari dan ke kabupaten ini.

“Kami melaksanakan instruksi Gubernur Sulbar dengan menutup pintu gerbang wilayah perbatasan. Namun tidak sepenuhnya ditutup. Berdasarkan hasil rapat Forkopinda pada hari Kamis (26/03/2020) ada kebijakan yang kami terapkan,” tutur Sekda Polman Andi Bebas Manggazali melalui saluran telepon, Jumat (27/03/2020).

Kebijakan itu adalah :

1. Penjagaan di pintu masuk Polman, Binuang, dilanjutkan.

2. Ada 3 shift. Pagi, pukul 06.00 s.d. pukul 14.00 Wita, pukul 14.00 hingga pukul 22.00 Wita dan pukul 22.00 sampai pagi.

3. Masing-masing shift terdiri dari 4 orang personil.

4. Mulai Jumat 27 Maret 2020 tim sudah siap di lokasi.

5. Shif malam posko di jembatan perbatasan Pinrang-Polman dan jembatan ditutup dengan portal, sehingga yang bisa melintas hanya mobil pengangkut BBM dan pengangkut bahan makanan.

6. Shift pagi hingga malam, poski di jembatan timbang untuk pemeriksaan seluruh orang yang akan masuk dan melintas di wilayah Polman.

7. Agar personil dishub diatur tugas jaga mulai Jumat pagi pukul 06.00 Wita sudah berada di lokasi jembatan timbang.

8. Siapkan portal bantu untuk dipasang pada jembatan perbatasan.

“Kami menutup total gerbang pada pukul 22.00 hingga 06.00 Wita, kecuali kendaraan pengangkut BBM dan bahan makanan. Namun kami tetap akan periksa kondisi para sopirnya. Pukul 06.00 samoai 22.00 Wita dibuka terbatas. Artinya semua kendaraan dan orang yang melintas akan diperiksa secara ketat,” tegas Sekda.

Jika hasil pemeriksaan negatif bisa melanjutkan perjalanan masuk wilayah Sulbar. Namun jika positif, akan dibawa ke rumah sakit atau diminta untuk kembali ke daerah asal.

“Kami kabupaten paling selatan di Sulbar yang berbatasan langsung dengan kota Pinrang Sulsel. Jadi kami harus memperketat pengawasan di perbatasan sesuai instruksi gubernur,” tegasnya.

“Kami juga berharap Kabupaten Pasangkayu sebagai wilayah yang paling utara di Sulbar yang berbatasan langsung dengan kota Palu Sulteng, bergerak seperti ini juga. Untuk mengamankan seluruh wilayah Sulbar,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Polman Polda Sulbar AKBP. Muh. Rivai, menegaskan, pihaknya siap mendukung kebijakan yang diambil pemerintah. Disebutkan, beberapa personelnya pun disiapkan untuk mendukung petugas di perbatasan.

(*)

Baca Juga