Pj Sekda Majene Pimpin Apel Pagi Perdana

0
91

Mapos, Majene — Setelah keadaan mulai agak membaik pasca Pandemi Covid-19 melanda, upacara bendera atau lazim disebut apel mulai dilaksanakan.

Menurut rilis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Apel Pagi Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Majene kembali di efektifkan mulai Senin 29 Maret 2021.

Dalam rilis itu disebutkan, sebelumnya, pelaksanaan Apel Pagi dan Sore sempat lama ditiadakan akibat mempertimbangkan potensi penularan Covid-19.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Pj Sekda Majene Suyuti Marzuki saat memimpin apel perdana di Halaman Kantor Bupati Majene mememberi masukan kepada para Staf Ahli, Asisten, para Kabag dan ASN yang menjadi peserta apel.

Ia berharap ASN Setda sebagai jantung tatakelola pemerintahan lebih meneningkatkan kinerja dan produktifitasnya, karena jika tidak, maka akan memperlambat kemajuan dan progres pembangunan daerah.

Suyuti Marzuki juga menginginkan agar kehadirannya sebagai Sekda di Majene meskipun tidak terlalu lama, bisa berbekas dan memacu akselerasi pelayanan dan tata kelola di pemerintahan. “Meski tidak terlalu lama saya disini, mudah-mudahan bisa berbekas dan memacu akselerasi pelayanan dan tata kelola di pemerintahan,” ucapnya

Kabiro Ortala Pemprov Sulbar ini menyarankan kepada para ASN Setda Majene untuk memiliki dan membaca UNBOSS karya Lars Kolind & Jacob Botter. Buku tersebut sengaja ia bawa untuk membakar semangat ASN yang saat ini hidup di era inudstri 4.0.

Paradigma untuk merubah tata kelola dan kelembagaan termasuk menata sistem perencanaan, seperti apa yang dituntut masyarakat, output dan kinerja.

Pekerjaan ASN memang melayani namun setara, dalam artian, kata Suyuti seluruhnya bisa bekerja dan melayani bukan cuma menjadi bos. Ia mencontohkan, ASN bisa bekerja apa saja, misalnya mengetik konsep, mengoreksi dan menganalisis dan berbagai skill yang menuntut kompentensi yang bagus.

Suyuti berpesan agar dilakukan pembernahan di Sekretariat Daerah bukan hanya persoalan kebersihan tapi juga kedisiplinan. “Saya sudah meninjau beberapa ruangan dan memang ada beberapa fasilitas yang tidak mendukung kinerja semoga kedepan bisa di lengkapi,” ujarnya seraya menambahkan perlu self corection yaitu membenahi diri sendiri karena ASN Setda Majene representasi pemerintahan tertinggi dilevelnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.