Pemkab Mamasa Resmikan Tiga Objek Wisata di Tawalian Timur

  • 7 Jan 2020
  • Mamasa
  • R Fajar Soenoe
  • 352
Gambar Pemkab Mamasa Resmikan Tiga Objek Wisata di Tawalian Timur

Mapos, Mamasa — Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda meresmikan tiga obyek wisata di Dusun Salulotong, Desa Tawalian Timur tepatnya di Bukit Tokesan Ulu, Bukit Benteng Puang dan Air Terjun Sarambu Bara’, Selasa (7/1/2020).

Acara yang cukup meriah yang digelar oleh Pemerintah Desa Tawalian Timur turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, Staf Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa, sejumlah OPD Pemkab Mamasa, tokoh agama, tokoh adat dan ratusan masyarakat Desa Tawalian Timur.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Marthinus Tiran didampingi Kadis Pariwisata Sulbar dan sejumlah utusan OPD Kabupaten Mamasa.

Usai gunting pita, acara dilanjutkan dengan pemukulan gedang dan gemuruh bunyi-bunyian dari alat tradisional seperti gendang, ma’palungan, ma’tuda-tuda, dan musik bambu.

Acara semakin disemarakkan dengan penampilan tarian tradisional, dan musik bambi oleh pemuda Desa Tawalian Timur yang disaksikan puluhan tokoh masyarakat yang mengenakan pakaian adat Mamasa.

Kepala Desa Tawalian Timur, Sefnat dalam sambutannya mengatakan, ketiga obejek wisata yang diresmikan ini masing-masing memiliki nilai historis, khususnya bukit Tokesan ulu dan Benteng Puang.

“Tempat ini merupakan tempat bagi para pejuang rakyat pada zaman dahulu untuk merayakan kemenangan dalam perang dan juga sebagai benteng pertahanan bagi mereka dalam mempertahankan diri dari serangan musuh,” sebutnya.

Dikatakan, untuk memulai penataan objek tersebut, pemerintah desa dan seluruh masyarakat telah menyepakati dalam musyawarah pada tahun 2017 lalu untuk menata ketiga tempat ini sebagai objek wisata yang didanai dari dana desa.

Sefnat melaporkan, pihaknya telah mengucurkan dana senilai Rp536 juta sejak tahun anggaran 2018 dan 2019, yang dialokasikan untuk pembangunan jalan, mulai perintisan hingga pengerasan dan penataan lokasi objek yakni pembangunan gazebo, rumah toban dan lainnya.

Ia berharap khusus kepada dinas pariwisata, baik tingkat Kabupaten Mamasa maupun Provinsi Sulbar untuk terus memberikan dukungan dalam melanjutkan pembangunan objek-objek wisata tersebut.

“Kami juga sudah datangkan konsultan dari pusat dan sudah membuat desain untuk ketiga objek tersebut,” ungkap Sefnat.

Sementara Wakil Bupati Mamasa Marhtinus Tiranda mengapresiasi pemerintah desa atas langka kongkret yang telah ditempu oleh pemerintah dan masyarakat Desa Tawalian Timur untuk pengembangan pariwisata di Mamasa.

Ia juga meminta komitmen seluruh masyarakat Desa Tawalian Timur untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi siapapun yang berkunjung ke desa itu.


“Suksesnya sebuah daerah, yang pertama harus dibenahi adalah mental masyarakatnya. Kalau mau jadi tujuan wisata maka masyarakat harus memiliki mental wisata,” tegas Marthinus

Sebelum, Ia juga menegaskan kepada masyarakat yang hadir khususnya generasi muda, untuk memastikan wilayah Desa Tawalian Timur aman dan nyaman untuk dikunjungi.

“Apaka semua masyarakat desa bersedia merubah mental, dan memastikan keamanan bagi pengunjung?. tanya Marthinus sebanyak dua kali dari atas pangung dan dijawab serempak oleh seluruh masyarakat dengan teriakan “Bersedia,”

Namapak dari puncak Bukit Tokesan Ulu, setiap pengunjung dapat menikmati pemandangan alam dengan hamparan sawah dan perkampung mengelilingi bukit, tak ketinggalan, wisatawan dapat melihat benda-benda pusaka yang telah dimuseumkan di atas Rumah Toban yang dibuat di sisi selatan bukit.


(Anez)