PASIEN IBU HAMIL MENINGGAL DUNIA, BUPATI MAMUJU DIMINTA PECAT KEPALA PUSKESMAS

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Mapos. Mamuju – Warga Desa Tapandullu Kelurahan Rangas Kecamatan Simboro menyesalkan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Tapandullu, kekesalan warga akan melakukan penyegelan pustu lantaran pelayanan di Pustu tersebut tidak sesuai SOP dan mengakibatkan seorang ibu hamil yang akan melahirkan meninggal dunia lantaran tidak adanya para bidan yang berjaga di pustu itu.

Pelayanan pihak Pustu dinilai lambat dan tidak bekerja secara serius sehingga sang ibu yang diketahui bernama Asriana meninggal dunia saat akan melahirkan akibat pendarahan.

Berdasarkan informasi dihimpun mamujupos.com Amiruddin (Suami) membawa istrinya asriana ke pustu karena waktu melahirkan sudah saatnya,  namun sesampainya di pustu, bidan tidak ada,  pustupun kosong sehingga pihak keluarga tidak ada jalan lain selain membawa pasien ke orang yang bukan ahlinya melakukan persalinan, ungkap salah satu keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya. Minggu, (03/09/2017).

Pasien mengalami pendarahan hebat hingga tidak ada jalan lain selain dengan cara seadanya membantu pasien melakukan persalinan di rumah warga.

Dari informasi, bahwa ada 2 orang bidan yang bertugas di pustu tersebut sedang berada diluar kota. Keluar kotanya 2 orang bidan itu atas ijin dari kepala puskesmas Rangas, ungkapnya.

Ia juga mengakui, bahwa selama adanya pustu kinerja para bidan yang ditugaskan jarang berada ditempat dan terkadang pustu dibiarkan kosong berminggu minggu hingga pelayanan pun kadang terhambat.

Olehnya itu, kami meminta kepada Bapak Bupati Mamuju H. Habsi Wahid agar serius memperhatikan pelayanan di Pustu, karena kalau hal ini dibiarkan maka akan ada lagi korban korban berikutnya tanpa mendapatkan pelayanan yang layak.

Kami warga Tapandullu,  meminta pula kepada Bapak Bupati Mamuju untuk memproses kepala Puskesmas Rangas yang telah lalai memberikan ijin kepada bidan untuk meninggalkan tempat tugasnya,  bila perlu pecat jadi kepala puskesmas,  jelasnya dengan nada jengkel.

(ain)