Musrenbang Kabupaten Majene 2020 Dilakukan Secara Online

  • 15 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 343
Gambar Musrenbang Kabupaten Majene 2020 Dilakukan Secara Online

Mapos, Majene — Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021 yang bertemakan “Pemantapan MP3”, Pemerintah Kabupaten Majene telah melakukan Musrenbang.

Kali ini, akibat pandemi Covid-19, Musrenbang tahun 2020 dilakukan dengan acara online, Rabu (15/04/2020).

Musrenbang tingkat kabupaten tersebut digelar secara online di ruang rapat Wakil Bupati Majene. Tidak ada peserta atau undangan yang dilibatkan secara langsung, hanya ada panitia pelaksana yaitu personil Bapeda Majene yang tidak lebih dari 15 orang serta Bupati, Wakil Bupati Majene dan Ketua DPRD Majene.

Meski demikian, kegiatan wajib pemerintah tersebut dilaksanakan dengan tetap mengedepankan social distancing serta mematuhi protokol kesehatan.

Musrenbang online ditengah covid ini tetap melibatkan para peserta yaitu pimpinan dan anggota DPRD Majene, anggota DPRD Sulbar d
Dapil Majene, Forkopimda Majene, Rektor, Staf Ahli, Asisten Setda Majene, pimpinan OPD, para camat, Kabag dan Kasubag perencanaan masing masing OPD.

Mereka menyimak dan terhubung melalui videoconference di kantor atau di rumah masing -masing.

Dalam video conference itu juga turut dimonitor Kepala Bapeda Provinsi Sulbar, anggota DPRD Provinsi Sulbar Dapil Majene serta Rektor Unsulbar dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Sulbar lainnya.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang membuka kegiatan mengatakan, ditengah keprihatinan dalam menghadapi virus corona, agenda Musrenbang RKPD Kabupaten Majene tetap harus dilaksanakan menindaklanjuti surat dari Mendagri yang menghimbau pemerintah daerah meniadakan kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang atau keramaian dan menggelar Musrenbang secara online.

Ia menyebut, seperti yang tergambar dalam dokumen RPJMD Kabupaten Majene tahun 2016 – 2021, perencanaan pembangunan tahun 2021 mendatang merupakan penjabaran tahun terakhir.

“Dimana perencanaan pembangunan Kabupaten Majene pada tahun 2021 difokuskan kepada pemantapan Majene Professional, Produktif dan Proaktif (MP3).
Dengan prioritas pembangunan diantaranya ; optimalisasi pengembangan kualitas SDM sektor pendidikan dan kesehatan, optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan produksi dan pasca produksi SDA unggulan, percepatan pembangunan insfrastruktur perekonomian dan permukiman serta optimalisasi pelaksanaan sistem pemerintah daerah yang transparan dan akuntabel,” beber Fahmi.

Ia berharap Musrenbang tingkat Kabupaten tersebut dapat mengintegrasikan dan mendialogkan pikir pandangan masing-masing, guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah Kabupaten Majene.

“Kami sadar, untuk memecahkan kompleksitas permasalahan pembangunan yang optimal serta memenuhi segala ekspektasi masyarakat Majene tidak semudah membalikan telapak tangan. Untuk itu, dibutuhkan kerja keras bersama antara seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Majene dan seluruh stakeholder dan dukungan pemerintah provinsi Sulawesi Barat,” sebut Fahmi.

Sementara, Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado juga menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian pemerintah, yaitu persoalan pelayanan publik, bidang kesehatan, administrasi kependudukan.

Selain itu, untuk sektor PAD perlu melalukan inovasi demi memaksimalkan pendapatan serta persoalan pemukiman dan infrastruktur dan optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan dan pemberdayaan SDM khususnya bagi para pemuda dan para pelaku UMKM.

Di tempat sama, Kepala Bapeda Majene, Andi Adlina Basharoe menyampaikan hasil
rekaputulasi hasil musrenbang Kecamatan khususnya program Rp1 M 1 K dengan total Rp 9 Milyar untuk 9 kegiatan. Kegiatan prioritas sebanyak 133 kegiatan dengan anggaran Rp117 miliar, untuk kegiatan longlist sebanyak 256 kegitan dengan jumlah dana sebesar Rp94 miliar.

Ia merinci daftar usulan program Rp1 M I K di tiap kecamatan, yakni :
– Kecamatan Banggae : Pembangunan Gedung Serba Guna untuk satu paket.
– Kecamatan Malunda; kegiatan Rehab Tugu Durian dan Pembangunan Gedung Serba Guna.
– Kecamatan Pamboang; Pengadaan Mobil Damkar satu paket kegiatan.
– Kecamatan Bangae Timur; kegiatan Rehab Kantor Camat.
– Kecamatan Sendana: Rehab Aula Kantor Camat dan Rehab Gedung Sport Center.
-Kecamatan Tubo Sendana : pembangunan Asrama Mahasiswa Tubo.
– Kecamatan Ulumanda : pengadaan kegiatan operaisonal Ulumanda dan Pembangunan Pagar Kantor Kecamatan.
– Kecamatan Tammerodo kegiatan Sport center.

Rencananya kegiatan tersebut akan berlanjut Kamis 16 April untuk agenda desk masing masing OPD yang juga akan digelar secara online.

(*)