Miris! Oknum Pejabat Bappeda Sulteng Usir Relawan

0
80
Tim relawan angkat kaki dari kantor Bappeda Sulteng.

Mapos, Sulteng¬†–¬†Sejumlah relawan yang melakukan misi kemanusiaan di kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), terpaksa harus angkat kaki dari halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulteng.

Mereka bukanlah menyerah untuk mencari para korban gempa dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi pada, Jumat 28 September 2018, beberapa pekan lalu.

Akan tetapi, para pejuang kemanusiaan ini mendapatkan perlakuan tidak mengenakan yaitu dengan dituduh melakukan kejahatan pencurian sehingga diusir oleh oknum pejabat Bappeda Sulteng.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Akun facebook bernama Muhhammad Harjun, mencoba mengabadikan momen dimana pejuang kemanusiaan terpaksa harus angkat kaki.

Tim relawan angkat kaki dari kantor Bappeda Sulteng.

Dalam video yang berdurasi 7 menit 31 detik, terlihat relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Indonesia tengah berkemas dan siap berpindah lokasi untuk mencari lokasi peristrahatan demi mencari para korban.

“Teman-teman BPBD dan relawan-relawan di sini diusir oleh pemerintah. Kami dituduh mencuri, padahal niat kami baik, membantu warga Palu, yang kita dapat yah diusir dikira pencuri,” ujarnya melalui video tersebut.

Salah seorang relawan asal Kepulauan Banggai yang sempat memberikan komentarnya tersebut juga merasa sangat kecewa dengan perlakuan yang diberikan kepada relawan yang sudah berada di Kantor Bappeda Sulteng Jalan Prof. Moh Yamin sehari setelah bencana memporak-porandakan Kota Palu itu.

“Seharusnya warga Palu menyambut kita, mensupport agar status tanggap darurat di Palu bisa cepat selesai. Ini malah pemerintahnya yang memperlakukan kita seperti ini, tapi kita mengalah saja,” ungkapnya.

“Kita sudah tahu bersama-sama, jika kita tiba di sini dengan kondisi yang kosong setelah bencana, apalagi ditambah oknum masyarakat yang memang melakukan penjarahan, kenapa kami yang dituduh, niat kami baik,” tambahnya.

https://youtu.be/c3g_MNaPadI

(Berita ini masih berlanjut dan akan diverifikasi selanjutnya).

(toni)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.